Modric Ungguli Ronaldo Raih Pemain Terbaik UEFA Tahun Ini

Modric Ungguli Ronaldo Raih Pemain Terbaik UEFA Tahun Ini

Gelandang tangguh Real Madrid, Luka Modric keluar sebagai pemenang peraih penghargaan Pemain Terbaik UEFA 2017/2018. Untuk meraih penghargaan bergengsi ini, Modric sukses mengalahkan dua kandidat kuat lainnya yakni Cristiano Ronaldo dan Mohamed Salah.

Penghargaan ini diberikan oleh pihak UEFA setelah diadakannya pengundian babak fase grup Liga Champions musim 2018/2019 di Grimaldi Forum, Monako. Selain menjadi pemain terbaik UEFA, Modric juga diganjar dengan penghargaan sebagai gelandang terbaik Liga Champions musim lalu.

Terpilihnya Modric memenangi gelar tersebut tak lepas dari kontribusi yang ia berikan kepada Real Madrid musim lalu. Mantan pemain Tottenham Hotspurs itu menjadi salah satu kunci kesuksesan El Real memenangi gelar Liga Champions tiga kali secara beruntun.

Dengan terpilihnya Modric, maka dominasi Ronaldo selama dua musim terakhir akhirnya terhenti. Gelar ini juga menjadi yang pertama bagi pemain berusia 32 tahun tersebut.

Sepanjang tahun 2017-2018 mungkin menjadi tahun terbaik dalam karier Modric baik bersama klub maupun tim nasional. Jika di level klub ia sukses memenangi gelar Liga Champions, maka di level tim nasional, Modric sukses memimpin Kroasia melaju hingga ke babak final Piala Dunia 2018 di Rusia. Meski gagal keluar sebagai juara, namun itu merupakan capaian tertinggi bagi Kroasia sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di ajang empat tahunan tersebut.

Di akhir turnamen Modric juga terpilih sebagai pemain terbaik Piala Dunia kali ini.

Dortmund Pinjam Penyerang Barcelona

Dortmund Pinjam Penyerang Barcelona

Barcelona melepas salah satu penyerangnya yakni Paco Alcacer ke klub Jerman, Borussia Dortmund dengan status pinjaman hingga akhir musim ini.

Karier Alcacer bersama dengan Barcelona memang tidak berjalan dengan baik. Sejak bergabung ke Camp Nou tahun 2016 silam, mantan penyerang Valencia itu kesulitan untuk bersaing menembus tim utama. Hasilnya, di musim debut ia hanya mencatatkan 23 penampilan di semua kompetisi dengan menyumbangkan tujuh gol untuk Blaugrana.

Dortmund ingin menjadikan Alcacer sebagai pengganti dari Pierre-Emerick Aubameyang yang hengkang ke Arsenal di bulan Januari lalu. Sebelumnya pihak klub sempat ingin mempermanenkan status dari penyerang pinjaman Chelsea, Mitchy Batshuayi. Akan tetapi, The Blues tidak tertarik untuk melepas penyerang asal Belgia itu secara permanen.

Usai dipastikan akan bergabung bersama dengan Dortmund sebagai pemain pinjaman musim ini, Alcacer mengaku bahwa dirinya sangat senang dan merasa bangga mendapatkan kepercayaan untuk memperkuat Dortmund.

“Saya ingin segera memulai karier saya di Bundesliga. Liga ini merupakan salah satu yang terbaik di dunia. Dortmund merupakan tim besar dengan dukungan suporter yang sangat luar biasa khususnya di bagian tribun selatan. Itu adalah daya magis yang sangat luar biasa bagi semua pemain,” ucap Alcacer.

Tidak disebutkan berapa biaya yang harus dikeluarkan oleh Dortmund untuk meminjam jasa Alcacer selama satu musim penuh. Hanya saja, peminjaman ini juga diikutkan oleh opsi kontrak permanen selama empat musim yang bisa diaktifkan oleh pihak Dortmund pada akhir musim nanti.

Fred Ingin Mourinho Terus Latih MU

Fred Ingin Mourinho Terus Latih MU

Gelandang anyar Manchester United musim ini, Fred mengaku bahwa dirinya senang bisa dilatih oleh manajer sekelas Jose Mourinho. Karena itu, Fred berharap agar pelatih asal Portugal tersebut memiliki karier yang lama di Old Trafford dan tidak memiliki niat untuk melatih di klub lain dalam waktu dekat ini.

Kabar akan hengkangnya Mourinho saat ini memang tengah berhembus kencang setelah Mourinho disinyalir memiliki hubungan yang buruk dengan Ed Woodward selaku juru transfer United. Perselisihan keduanya diyakini karena kegagalan Woodward merekrut bek tengah baru untuk United seperti yang diinginkan oleh Mourinho dalam bursa transfer musim panas ini.

Kondisi ini kabarnya membuat Mourinho berencana melatih di klub lain dalam waktu dekat ini. Mengetahui rumor tersebut, Fred mengaku bahwa dirinya sangat kecewa mendengar kabar tersebut karena dirinya sudah merasa nyaman bekerja di bawah arahan Mourinho. Fred berharap agar dirinya bisa bekerja sama dalam waktu yang lama dengan mantan pelatih Chelsea tersebut.

“Saya sangat senang bisa bekerja sama dengan Jose Mourinho di Manchester United saat ini. Ia adalah salah satu pelatih terbaik dunia yang selalu ingin membantu pemainnya memberikan yang terbaik di lapangan. Ia selalu melakukan komunikasi dengan baik dengan para pemain untuk membantu semua pemain melakukan apa yang dia inginkan dari kami ketika bermain,” ungkap mantan pemain Shakhtar Donetsk tersebut.

Mourinho Tak Ingin Ada Kesalahan Kontra Spurs

Mourinho Tak Ingin Ada Kesalahan Kontra Spurs

Manchester United akan menjalani pekan ketiga Premier League dengan menjamu tim tangguh Tottenham Hotspur pada hari Selasa dini hari WIB. Tiga poin penuh menjadi target Jose Mourinho di pertandingan ini usai timnya baru saja menelan kekalahan dari Brighton & Hove Albion di pekan kedua.

Seperti diketahui, saat bertandang ke markas Brighton & Hove Albion, United memang harus pulang dengan tangan hampa usai menderita kekalahan dengan skor 3-2 dari tuan rumah. Mourinho mengakui bahwa kekalahan timnya tak lepas dari banyaknya kesalahan yang dilakukan oleh pemain-pemain United terutama di sektor lini belakang. Salah satu yang paling ia soroti adalah hadiah penalti yang didapatkan oleh Brighton dalam pertandingan tersebut.

Atas dasar itu, Mourinho menuntut agar semua pemain United belajar dari kesalahan itu dan tidak mengulanginya lagi kala menjamu Spurs. Pelatih asal Portugal itu menilai bahwa kesalahan sekecil apapun akan menjadi hal yang sangat fatal kala menghadapi tim-tim besar. Meski mengakui banyaknya kesalahan saat dikalahkan oleh Brighton, namun Mourinho enggan membahas mengenai siapa pemain yang paling bertanggung jawab atas kesalahan-kesalahan tersebut.

“Kami tampil sangat berbeda dalam dua pertandingan pertama. Kala menghadapi Leicester kami bermain sangat bagus dan tidak melakukan kesalahan-kesalahan mendasar. Sementara saat melawan Brighton, kami melakukan banyak kesalahan yang berujung kepada kekalahan yang harus kami terima,” ucap Mourinho.

“Saya kira Anda semua menilai sepakbola dengan cara pandang yang pragmatis. Anda akan meraih hasil sesuai dengan apa yang pantas didapatkan. Jadi untuk bisa meraih kemenangan melawan tim besar, maka tidak boleh ada kesalahan sedikitpun. Mengenai kesalahan yang terjadi di pertandingan sebelumnya, saya tidak akan membahas siapa pemain tersebut dengan Anda semua,” tutupnya.

Old Trafford Tak Pernah Ramah Untuk Kane

Old Trafford Tak Pernah Ramah Untuk Kane

Penyerang andalan Tottenham Hotspur, Harry Kane selalu kesulitan ketika timnya berhadapan dengan Manchester United khususnya di Old Trafford.

Spurs dan United akan kembali bentrok tepatnya di pekan ketiga Premier League musim ini di Old Trafford. Dalam laga itu tentu Kane diharapkan akan menjadi sumber gol bagi Tottenham Hotspur.

Akan tetapi, Kane menorehkan catatan yang sangat jauh dari kata impresif setiap kali bertandingan melawan United. Ia selalu mengalami kesulitan sepanjang kariernya melawan United.

Hal itu dapat dilihat dari jumlah gol yang dicetak oleh Kane ke gawang United. Menjalani sembilan pertandingan sebagai musuh United, Kane hanya mampu menjebol gawang The Red Devils sebanyak satu kali. Satu-satunya gol Kane ke gawang United dicetak pada musim 2016-2017 saat kedua tim bentrok di White Hart Lane.

Saat tampil di Old Trafford, Kane sama sekali belum mampu mencetak gol sejauh ini. Untuk itu, Kane diharapkan akan mampu mematahkan catatan buruk tersebut dengan mencetak gol dan menghadirkan kemenangan bagi Spurs dalam pertandingan kedua tim yang akan dilangsungkan pada hari Selana dini hari WIB.

Meski selalu mengalami kesulitan ketika melawan United, namun Kane memiliki catatan impresif ketika melawan tim enam besar Premier League. Penyerang asal Inggris itu tercatat telah menorehkan 18 gol sepanjang kariernya dan unggul dua gol dari penyerang utama United, Romelu Lukaku. Hal itu bisa menjadi modal bagus untuk Kane agar tetap percaya diri menjelang pertandingan tersebut.

Faktor lain yang bisa membuat Kane kian percaya diri adalah keberhasilan dirinya mengakhiri kutukan gol di bulan Agustus usai pada pekan lalu sukses membobol gawang Fulham dan membantu Spurs meraih kemenangan 3-1. Seperti diketahui, sebelum gol tersebut Kane seakan mendapat kutukan di bulan Agustus karena sulitnya ia mendapatkan gol di bulan tersebut.

Kekalahan yang dialami oleh United pekan lalu ketika bertandang ke markas Brighton and Hove Albion tentu sedikit mengguncang mental para pemain The Red Devils. Hal itu harus mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Kane dan Spurs demi meraih tiga angka penuh nantinya.

Manchester City Tertahan di Markas Wolverhampton

Manchester City Tertahan di Markas Wolverhampton

Juara bertahan Premier League musim lalu, Manchester City gagal meneruskan trend kemenangan mereka di pekan ketiga liga Inggris musim 2018-2019. Bertandang ke markas tim promosi, Wolverhampton Wanderers tim besutan manajer Pep Guardiola itu harus puas hanya membawa pulang 1 angka setelah ditahan imbang tuan rumah dengan skor akhir 1-1.

Meski tampil sebagai tim tamu, The Citizen langsung bermain menyerang sejak menit awal di Molineux Stadium. Namun tuan rumah juga tak ingin menuai malu di hadapan para pendukung mereka dengan bermain ngotot sejak menit pertama.

Meski permainan berjalan dengan cepat dan terbuka dari kedua tim, namun tidak ada satupun gol yang tercipta di 45 menit babak pertama.

Selepas turun minum, tuan rumah mampu mengejutkan City setelah berhasil unggul terlebih dahulu melalui gol yang diciptakan oleh Willy Boly. Gol tersebut sebenarnya sempat memunculkan kontroversi karena sebelum mengoyak jala gawang Ederson, Boly terlihat sempat menyentuh bola dengan tangannya. Namun wasit tetap mengesahkan gol tersebut.

Tertinggal satu gol membuat para penggawa The Citizen semakin gencar melancarkan serangan ke lini belakang Wolverhampton. Hasilnya mereka mampu menyamakan kedudukan di menit ke-69 setelah pemain belakang mereka, Aymeric Laporte sukses menjebol gawang Wolverhampton yang dikawal oleh Rui Patricio. Meski beberapa peluang emas sempat tercipta di sisa waktu pertandingan, namun tak ada lagi gol tambahan dan kedua tim harus puas mengakhiri laga dengan skor 1-1.

Atletico Madrid Ingin Bajak Bintang Chelsea

Atletico Madrid Ingin Bajak Bintang Chelsea

Klub La Liga, Atletico Madrid kabarnya ingin membuat kejutan di bursa transfer musim panas ini dengan membajak pemain bintang milik Chelsea, Marcos Alonso. Ketertarikan Los Rojiblancos kepada Alonso tak lepas dari kemungkinan hengkangnya fullback mereka, Filipe Luis ke Paris Saint-Germain musim panas ini.

PSG memang diyakini tengah mencari sosok bek kiri baru karena Dani Alves masih berkutat dengan masalah cedera. Melihat performa yang ditunjukkan oleh Felipe Luis bersama dengan Atletico Madrid, pemain berpaspor Brasil itu dianggap sebagai sosok yang tepat untuk mengisi pos bek kiri PSG musim ini.

Menyadari kemungkinan akan kehilangan Felipe Luis, pihak manajemen Atletico Madrid bergerak cepat dengan menjadikan Alonso sebagai buruan utama mereka saat ini. Melihat kemampuan dan gaya bermain yang dimiliki oleh Alonso, maka mantan pemain Fiorentina itu dianggap akan sangat cocok dengan skema permainan yang diterapkan oleh pelatih Diego Simeone di Atletico Madrid.

Namun keinginan Atletico untuk merekrut Alonso sepertinya tidak akan mudah terwujud. Hal itu karena The Blues diyakini akan berusaha keras menjaga pemain bintangnya setelah mereka kehilangan Thibaut Courtois yang memutuskan hijrah ke Real Madrid pada bursa transfer musim panas ini.

Apalagi saat ini Chelsea juga tengah memulai sebuah era baru dengan manajer Maurizio Sarri. Pelatih asal Italia itu diyakini sangat membutuhkan tenaga dari Alonso untuk membantu timnya meraih kesuksesan di musim debutnya.

Pentingnya keberadaan Alonso bagi Chelsea dapat dilihat dari dua laga awal Chelsea di ajang Premier League musim ini. Dalam dua laga tersebut, Alonso selalu dimainkan sejak menit pertama. Melihat hal tersebut, maka kans Alonso untuk meninggalkan Stamford Bridge di musim panas ini sangatlah kecil

Mata Ingin MU Segera Bangkit

Mata Ingin MU Segera Bangkit

Manchester United harus menerima hasil negatif di pekan kedua Premier League akhir pekan lalu. Menghadapi tuan rumah Brighton & Hove Albion, The Red Devils harus menelan kekalahan dengan skor tipis 3-2.

Dalam pertandingan yang dilangsungkan di The American Express Community Stadium, tuan rumah mampu membuat kejutan setelah berhasil menumbangkan United. Gol-gol kemenangan dari Brighton disumbangkan oleh Glenn Murray, Shane Duffy, dan Pascal Gross.

Sementara itu, United hanya mampu membalas dua gol yang masing-masing dilesakkan oleh Romelu Lukaku di babak pertama dan satu gol lagi datang dari eksekusi penalti Paul Pogba menjelang akhir pertandingan. Hasil negatif itu membuat United terlempar dari papan atas klasemen sementar Premier League.

Melihat hal tersebut, salah satu penggawa United di lini tengah, Juan Mata berharap agar timnya mampu segera bangkit di pertandingan berikutnya dan segera melupakan hasil minor yang baru saja mereka dapatkan akhir pekan lalu.

“Akhir pekan lalu bukanlah hari yang indah bagi kami dan seluruh fans kami. Perjalanan pulang dari Brighton menjadi momen yang sangat berat bagi seluruh pemain dan fans kami usai hasil yang kami raih dalam pertandingan tersebut,” ujar Mata.

“Meski ini masih di awal musim, namun kekalahan itu benar-benar terasa sangat menyakitkan. Kami melakukan beberapa kesalahan yang semuanya berhasil mereka maksimalkan untuk menghukum kami,” tambahnya.

“Namun kami harus segera bangkit dari kekalahan ini dan memperbaiki semua hal yang tidak berjalan dengan baik dan selalu berpikir positif. Perjalanan kami masih sangat panjang untuk musim ini dan masih ada begitu banyak pertandingan yang harus kami mainkan. Untuk itu, kami tidak boleh merasa kasihan terhadap diri kami sendiri karena hal seperti itu sama sekali tidak akan bisa membantu kami,” tutup gelandang berpaspor Spanyol tersebut.

Pelatih Roma Inginkan Lebih Dari Para Pemainnya

Pelatih Roma Inginkan Lebih Dari Para Pemainnya

AS Roma mampu mencuri tiga angka penuh kala bertandang ke markas Torino dalam laga perdana Serie A akhir pekan lalu. Il Lupi pulang dengan membawa kemenangan tipis 1-0 atas lawannya.

Meski tampil di kandang lawan, Roma sejatinya mampu tampil dominan dengan terus menerus menekan lini pertahanan Torino. Namun banyaknya peluang yang didapatkan gagal dikonversikan menjadi gol dengan lemahnya penyelesaian akhir yang dilakukan oleh pemain Roma.

Kebuntuan Roma akhirnya pecah usai Edin Dzeko mampu secara sempurna memaksimalkan umpan silang yang dilepaskan oleh Justin Kluivert di penghujung pertandingan atau tepatnya di menit ke-89. Skor 1-0 itu bertahan hingga akhir pertandingan.

Meski timnya mampu mengamankan tiga poin penuh di laga perdana musim ini, namun pelatih Roma, Eusebio Di Francesco mengaku kecewa dengan performa yang ditunjukkan oleh para pemainnya dalam pertandingan melawan Torino tersebut. Ia menilai masih ada hal yang kurang dari para pemainnya dalam pertandingan tersebut.

“Kami selalu menerapkan strategi menyerang di setiap pertandingan dan kami harus terus meningkatkan performa kami baik disaat menyerang ataupun bertahan. Kali ini lini belakang kami terlihat tampil bagus. Namun hal berbeda ditunjukkan oleh sektor depan kami dimana kami terlihat tumpul dalam pertandingan kali ini,” ucap Di Francesco.

“Semua pemain harus bisa memberikan performa yang lebih baik lagi dari ini. Kami merekrut beberapa pemain baru yang masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan tim ini. Contohnya Javier Pastore. Ia bisa bermain di posisi playmaker dan pemain tengah dalam taktik yang kami terapkan. Hal itu bisa sedikit berubah dan ia memiliki kualitas yang bisa diberikan ke dalam tim ini,” tutup pelatih asal Italia tersebut.

Aguero Dekati Rekor Penyerang Legendaris Inggris

Aguero Dekati Rekor Penyerang Legendaris Inggris

Aguero Dekati Rekor Penyerang Legendaris Inggris

Sergio Aguero tampil sangat impresif ketika membawa Manchester City menghajar Huddersfield Town dengan skor telak 6-1. Dalam pertandingan itu Aguero sukses mencetak tiga gol alias hattrick.

Diturunkan sejak menit pertama pertandingan, penyerang internasional Argentina itu langsung mencetak gol pertamanya di menit ke-25. Dua gol tambahan pemain berusia 30 tahun itu tercipta di menit ke-35 dan 75. Sementara tiga gol kemenangan City lainnya masing-masing hadir dari torehan Gabriel Jesus, Savid Silva, dan bunuh diri Terence Kongolo. Tim tamu hanya mendapatkan satu gol hiburan dari Jon Gorenc-Stankovic.

Selain memberikan tiga poin penuh kepada The Citizen, hattrick Aguero ini juga terasa spesial karena membuat dirinya menyamai rekor hattrick yang diciptakan oleh legenda Liverpool, Robbie Fowler dengan total sembilan hattrick. Jumlah itu juga mendekatkannya dengan pemegang rekor hattrick terbanyak di Premier League yakni Alan Shearer.

Seperti diketahui, Alan Shearer memang tercatat sebagai pemain yang paling sering membukukan tiga gol alias hattrick dalam satu pertandingan. Striker legendaris milik Newcastle United itu mempunyai rekor hattrick terbanyak di Premier League dengan total 11 hattrick. Ia unggul dua kali hattrick dari apa yang dicatatkan oleh Aguero sejauh ini.

Selain dari jumlah hattrick, tiga gol dari Aguero ini juga menempatkan dirinya ke dalam daftar sepuluh pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Premier League. Mantan penyerang Atletico Madrid itu kini telah menorehkan 146 gol di kasta tertinggi sepakbola Inggris. Jumlah itu sama dengan yang ditorehkan oleh mantan penyerang milik Manchester United yakni Teddy Sheringham.