Ganti Gula Dengan Tiga Pemanis Ini

Mengonsumsi gula secara berlebihan dapat menimbulkan resiko terkenanya obesitas
bahkan bisa juga terkena Diabetes. Oleh karena itu, kita perlu mencari alternatif
atau cara agar tidak mengonsumsi gula yang berlebihan.

Organisasi kesehatan dunia berpendapat dan merekomendasikan, seseorang wajib
mengonsumsi gula diantara 10gr sampai 15gr/hr. Angka ini sudah disarankan
semenjak akhir tahun 1980’an.

Mengonsumsi gula secara berlebihan dapat menimbulkan resiko terkenanya obesitas

Sebagai informasi, gula tambahan dan gula alami yang terkandung dalam sayur-
sayuran, buah-buahan dan susu segar sangatlah berbeda. Dilansir oleh laporan Step
to Health, terdapat tiga bahanan makanan yang bisa dijadikan alternatif pengganti
gula dalam makanan.

Berikut tiga bahanan makanan yang bisa dijadikan alternatif pengganti gula dalam
makanan:
1. Nektar Agave, merupakan sebuah pemanis yang berasal dari tanaman Agave yang
bersal dari Meksiko. Pemanis ini sebagian besar terdiri dari Fruktosa dan Glukosa.

Nektar Agave atau sirup Agave ini memang sedikit lebih manis dari gula tambahan
tetapi teksturnya masih mirip dengan Madu. Sampai saat ini belum ada penelitian
yang bisa membuktikan bahwa bahan ini lebih sehat dari gula Rafinasi.

2. Madu, adalah salah satu bahan yang bisa digunakan sebagai alternatif pengganti
gula. Cairan alami dan pemanis ini ini terdiri dari 80% gula alami, 18% air dan 2%
mineral, tepung sari dan protein serta vitamin. Madu juga memiliki sifat antibakteri
yang tidak dimiliki oleh gula.

3. Buah-buahan, pemanis ini memiliki kandungan sejenis gula bernama Fruktosa.
Buah-buahan juga mengandung nutrisi yang baik seperti vitamin serat dan mineral.
Kulit buah sendiri mengandung anti-oksidan.

Yang pastinya jus buah olahan sendiri tidak sehat jika dibandingkan dengan
mengonsumsi buah sesungguhnya. Oleh karena itu minumlah jus buah asli daripada
anda harus menggantinya dengan yang lain.