Lionel Messi Disoraki Oleh Para Penggemar Barcelona Saat di Bandara John Lennon

Lionel Messi saat ini sedang menjadi sasaran Kemarahan dari para suporter barcelona yang sedang kesal karena kekalahan yang telah dialami oleh tim Barca pada laga leg yang kedua Pada babak semifinal di Liga Champions pada hari rabu. Mereka sedang menyoraki sang pemain yang berasal dari argentina ini saat mereka berpapasan di Bandara John Lennon, Inggris.

menurut dari sebuah laporan Mundo Deportivo, Lionel Messi saat itu sedang terpisah dari Para rekannya saat tiba di bandara. Ia telah tertinggal karena akan menjalani test urin sesudah laga melawan Liverpool. Pada duel kali ini, barcelona telah kalah dengan skor 0- dan gagal untuk menuju ke Final liga champions tahun 2018-2019.

Para suporter sangat terlihat kecewa karena mengingat tim kesayangan mereka telah unggul 3-0 pada leg yang pertama. Hasil pada saat di Anfield telah membuat Tim Barcelona kalah dengan agregat 3-4 dengan Liverpool.

Kekecewaan sangat mendalam telah dirasakan oleh para suporter barcelona yang telah rela untuk terbang ke Liverpool. Dan kehadiran mereka seaakan tidak berati dengan sambutan sebuah kekalahan yang sangat memalukan itu.

Lionel messi sendiri tidak bereaksi sama sekali dengan cemoohan yang ia dapatkan pada saat di bandara. Pengawal pribadinya, yang bernama Costa segera mengiring sang pemain untuk menjauhi dari para kerumunan itu untuk menghindari sebuah ketengangan yang lebih parah lagi.

kelompok dari suporter yang lain ada yang bertepuk tangan pada saat sang bintang lewat dengan wajah yang sedang penuh dengan sebuah tekanan.

 

 

 

 

Lini Serang Liverpool Diklaim Lebih Hebat dari Barcelona

Mantan punggawa Liverpool, Dietmar Hamann berpendapat bahwa Liverpool lah yang memiliki lini serang yang cukup mematikan ketimbang Barcelona. pada dini hari nanti , Barcelona akan berjamu Liverpool di Semi Final Liga Champions. ini akan menjadi laga yang sangat menarik di ke 2 kubu tersebut.

Di kubu Barcelona mereka memiliki permain yang berkualitas seperti Ousmane Dembele, Philippe Coutinho, Lionel Messi dan Luis Suarez sebagai ujung tombak Barcelona. di sisi lain seperti Liverpool memiliki pemain yang tidak kalah hebat seperti Sadio Mane, Mohamed Salah dan Roberto Firmino.

Dalam Barcelona maupun Liverpool memiliki pemain yang sama sama tajam alhasil Barcelona bisa mengalahkan Manchetser United dengan skor 4-0 sedangkan Liverpol bisa melibas Porto dengan skor 6-0 .

Saat ini Barcelona memiliki pemain terbaik dunia Lionel Messi, namun pendapat dari Dietmar Hamann mengatakan bahwa Liverpool memiliki lini serang yang lebih mematikan ketimbang Barcelona. jadi untuk hasil akhir kita akan lihat bersama sama nantinya” buka Hamann .

Dalam segi permainan Barca lebih akan mendominasi bola , semua orang sudah pasti tahu akan hal itu. namun itu tidak lah setajam seperti dulu lagi, sehingga Liverpool pastinya bisa mengatasi penguasaan bola yang di miliki oleh Barcelona.

Lionel Messi selalu menjadi andalan Barcelona untuk meraih Kemenangan alhasil ia susah bisa mencetak 46 gol semusim 2018/2019, untuk Suarez 26 goalnya. namun 3 lini serang Liverpool seperti Mane, Firmino , Salah sudah membuat 68 gol dalam jumlah bertiga.

Ter Stegen Bersimpati Atas Blunder De Gea

Kiper nomor 1 Barcelona, Ter Stegen turut bersimpati atas blunder yang di lakukan oleh De Gea di saat berduel dengan tim nya Barcelona. Di leg ke II Manchester United akhir nya akalah dari Barcelona dengan skor 3-0 dalam perempat Final Liga Champions. namun dalam pertandingan itu De Gea mengalami kesalahan yang fatal.

Kiper Manchester United, De Gea gagal menyelamatkan bola dari gawang nya tersebut yang di tentang oleh Messi dalam jarak Luar Kotak penalti, walaupun sudah sudah di halau namun bola nya keluar dari melawti badan nya sehingga terjadi nya gol.

Gol yang di buat oleh Messi ke gawang Dea Gea membuat skuat The Reds Devil menjadi kacau . dan di babak ke II ada gol lagi yang bersarang di gawang Dea Gea yang saat itu di cetak oleh Countiho sehingga membuat akhir skor menjadi 3-0 dengan agregat (0-4) untuk Barcelona.

Walaupun MU kalah dengan skor 3-0, namun kiper asal Jerman tersebut juga turut bersimpati atas kesalahan yang di buat oleh Dea Gea . Saya juga merayakan gol sesaat yang di karenakan kesalahan Dea Gea. namun saya juga turut bersimpati yang dia buat karena kita ini manusia yang bisa terjadi kepada siapa saja” buka Ter Stegen di SkyBett”

Jadi dengan kemenangan dengan agregat (0-4), kini Barcelona harus berjamu tim Asal Inggris lagi yakni Liverpool dalam Semi Final Liga Champions. Ter Stegen juga menyukai kala berduel dengan Liverpool.

Termasuk Sanchez, Solskjaer Bawa Skuat Terbaik MU ke Camp Nou

Bos Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer tidak akan bermain main dengan perlawan Barcelona di Camp Now pada Liga Champions. Solskjaer langsung membawa tim yang terbaik untuk melawan Barcelona di Leg ke II nantinya.

Setelah pada pekan lalu berjamu Barcelona di leg Ke I, kali ini Manchester United harus kembali melakonin Barcelona di leg Ke II Liga Champions. namun di leg ke II tim bersuttan Ole Gunnar Solskjaer akan bertandang ke Camp Now pada Rabu (17/4).

Di kubu United sendiri, itu menjadi sebuh Pr yang harus di tuntaskan, pasalnya di Leg ke I United kalah 0-1 dari Barcelona. sehingga mereka harus bisa menang minimal 2 gol dari Barcelona agar United bisa lolos ke Liga Champions.

Untuk mendapatkan hasil yang baik, Solskjaer akan membawa tim yang terbaik untuk melawan Barcelona, dan kali ini pelatih asal Norwegia ini sudah membawa 23 pemain yang akan di mainkan nantinya.

Dalama 23 nama yang di bawa oleh Solskjaer, itu meruapakan pemain yang sudah terbaik yang di miliki oleh Manchester United. permain kunci seperti David De Gea, Shaw, Paul Pogba, Martial, Sanchez dan Marcus Rashford sebagai ujung tombak juga di berangkatkan ke Spanyol.

Walau begitu Solskjaer sangat berharap tim yang ia terbangkan bisa memberikan kontribusi dan memberikan kemenangan serta bisa lolos ke Semi Final Liga Champions.

Beberapa Pemain Barcelona Yang Berpeluang Akan Meninggalkan Barcelona

Barcelona sudah meresmikan transfer dari Frenkie de Jong dari Ajax Amsterdam. Kedatangan de Jong sangat diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan performa serang Blaugrana pada lini tengah.

Setelah kedatangan de Jong, lini tengaj dari Barcelona dipastikan akan semakin membaik. Apalagi tim besutan dari Ernesto Valverde tersebut masih dikabarkan dan dikaitkan dengan gelandang asal PSG (Paris Saint-Germain), Adrien Rabiot.

Saat ini Barcelona memiliki beberapa perpaduan pemain muda yang sudah berpengalaman pada lini tengah. Sergio Busquets, Arturo Vidal dan Ivan Rakitic akan menjadi mentor yang bagus untuk pemain seperti de Jong, Carles Alena dan Arthur.

Walaupun demikian, Barcelona tidak menutup kemungkinan akan merapikan lini tengahnya pada musim panas yang akan datang. Dengan demikian, beberapa pemain gelandang dikabarkan akan meninggalkan klub.

Dilansir dari media Sportskeeda, berikut beberapa pemain gelandang yang berpeluang untuk pergi dari El Barca pada musim panas mendatang;

1. Rafinha, pemain tersebut kembali ke Inter Milan pada musim panas 2018 dan diharapkan bisa berkontribusi untuk Barcelona. Pria yang baru berusia 25 ini memiliki kualitas. Dirinya juga bisa bermain seperti saat kontra Inter Milan pada laga penyisihan group Liga Champions

Rafinha

2. Ivan Rakitic, pemain yang pernah memainkan sebuah peran penting dalam membantu Barcelona memperoleh trofi ajang La Liga Spanyol. Setelah PSG belum berhasil mendapatkan de Jong, mereka mungkinbisa meminta Ivan Rikitc untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Adrien Rabiot.

Ivan Rakitic

3. Denis Suarez, Barcelona membelinya kembali setelah menjualnya ke Villarreal selama satu musim lamanya. Dengan kedatangan de Jong dilini tengah yang kini sudah padat, sangat tidak memungkinkan Suarez mendapatkan tempat di Camp Nou. Dirinya pun memang dikabarkan akan meninggalkan Barcelona pada musim panas yang akan datang.

Denis Suarez

Bosan Jadi Juara Copa del Rey, Barcelona Memiliki Ambisi Baru

Barcelona sudah merasa bosan menjadi juara ajang Copa del Rey. Pernyataan tersebut muncul saat Barcelona mengalami kekalahan saat berhadapan dengan Sevilla dengan skor akhir 0 – 2 pada leg pertama perempatan final ajang Copa del Rey di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan.

Kekalahan tersebut bukan hanya menjadi sorotan publik. pelatih Barcelona, Ernesto Valverde sepertinya juga tidak mau para pemainya mengalami kelelahan. Maka dari itu dirinya melakukan sebuah rotasi untuk pemain utamanya

Sang pelatih melakukan rotasi pemain seperti Jordi Alba, Sergio Busquets, Lusi Suarez dan Lionel Messi. Yang membuat heran adalah menghilangnya sosok pemain bintang, Lionel Messi dalam daftar pemain yang disusunya.

Barcelona sudah merasa bosan menjadi juara ajang Copa del Rey

Sevilla bukanlah sosok klub yang mudah untuk dilawan. Dalam ajang La Liga, Sevilla berada diposisi keempat klasemen sementara La Liga dan berjarak 13 poin dengan Barcelona yang saat ini berada diposisi puncak klasemen La Liga dengan total porelahn poin sebanyak 46 poin.

Valverde memiliki pemikiran yang berbeda, ternyata dirinya banyak belajar dari pengalaman yang sudah pernah terjadi pada dirinya. Dirinya mengaku harus segera melakukan rotasi pemain pada ajan Copa del Rey.

Valverde belajar dari aksi Barcelona diajang Copa del Rey pada musim lalu. Dirinya mengatakan bahwa pemain Barcelona mengalami kelelahan karena tampil spartan pada ajang Copa del Rey pada musim lalu.

Selain itu efek dari rasa kelelahan tersebut membuat pemain Barcelona menjadi tidak maksimal pada kompetisi lainnya. Pengrotasian pemain tersebut dilakukan Valverde karena dirasanya merupakan sebuah tindakan terbaik untuk Barcelona.

Barcelona memanglah sosok tim yang selalu menjadi juara pada ajang Copa del Rey. Mereka selalu menjadi tim yang paling sering menjadi juara dalam ajang tersebut yaitu sudah sebanyak 30 kali.

Tahun ini Barcelona sedang melakukan pemburuan untuk menjadi juara dalam ajang Copa del Rey yang kelima secara berturut-turut tetapi pemburuan tersebut mengalami halangan karena sebelumnya sudah mengalami kekalahan dari Sevilla.

Masih Ingin Terus Bertahan, Blaugrana Mengalami Kesulitan Melepas Malcom

Barcelona dikabarkan sangat kesulitan untuk melepas salah satu pemainnya, Malcom. Hal tersebut terjadi karena Malcom masih berniat untuk bertahan sampai akhir musim 2018 – 2019. Barcelona beranggapan bahwa Malcom masih belum bisa memenuhi ekpektasi dari klub.

Malcom juga dianggap kurang menunjukkan performa yang kurang bagus saat menjalankan laga bersama Barcelona. Malcom ditebus oleh Barcelona dari Bordeaux dengan harga 42 Juta Euro. Saat itu Barcelona berhasil membajak transfer Malcom ke AS Roma.

Barcelona dikabarkan sangat kesulitan untuk melepas salah satu pemainnya, Malcom

Sejak kedatangannya ke Camp Nou, Malcom tidak bisa tampil apik saat ditempatkan distarting lineup. Dengan keadaan tersebut membuat Ernesto Valverde tidak puas dengan performa dari pemain asal Brasil tersebut.

Semenjak Malcom bergabung pada awal musim 2018 – 2019, dirinya baru saja bermain sebanyak 9 kali diseluruh laga yang dijalankan oleh Barcelona. Dengan keadaan tersebut juga timbul spekulasi bahwa Malcom akan dilepas pada bursa transfer Januari 2019 nanti.

Dengan kondisi yang dialami oleh Malcom, klub asal China, Guangzhou Evergrande dikabarkan mau membuat tawaran kepada Barcelona sebesar 45 Juta Euro untuk bisa mendapatkan Malcom. Walaupun tertarik dengan tawaran tersebut, Barcelina tidak bisa memaksa Malcom untuk hengkang dari klub.

Malcom masih memiliki minat untuk mau membuktikan bahwa dirinya bisa berkarir di Barcelona. Dirinya dikabarkan tidak ingin meninggalkan klub karena dirinya baru saja bergabung dengan tim selama setengah musim lamanya.

Sebelumnya, klub besar seperti Everton dan Arsenal juga tertarik untuk bisa memiliki dan memboyong Malcom dari Barcelona. The Gunners sangat membutuhkan sosok pemain Winger setelah Danny Welbeck mengalami cedera.

Ernesto Angkat Bicara Mengenai Nasib Pemain Dembele dan Coutinho

Ernesto Valverde, pelatih asal Barcelona akhirnya angkat bicara soal nasib dari anak asuhnya, Philippe Coutinho dan Ousmane Dembele. Sang pelatih menyatakan bahwa keduanya masi memiliki kesempatan untuk bermain ditim utama, Barcelona.

Coutinho dan Dembele memiliki kemiripan dalam hal posisi dilapangan. Keduanya sama sama masih bisa bermain dengan posisi penyerang sayap. Dengan hal tersebut membuat Valverde harus bisa memutuskan karena pada posisi lini depan Barcelona otomatis sudah ditempati oleh Luis Saurez dan Lionel Messi.

Andreas Pereira Meminta Manchester United Untuk Melepas Dirinya

 

Walaupun demikian, dilansir dari media Sport, Valverde menegaskan bahwa Dembele dan Coutinho bukanlah sosok pemain yang saling menggantikan. Mereka berdua bisa bermain bersama, sama seperti yang sudah pernah dilakukan sebelumnya dimusim ini.

Coutinho dan Dembele dimusim ini masing-masing sudah bermain sebanyak 13 dan 14 laga. Walaupun mengalami satu kali kekalahan disebuah laga, Coutinho tetap memiliki keunggulan dalam hal waktu bermain yaitu 983 menit dan sedangkan untuk Dembeli hanya berbanding sedikit dengan Coutinho yaitu 808 menit.

Sedangkan dalam hal gol, Dembele lebih memiliki keunggulan karena sudah berhasil mencetak enam gol dan untuk Coutinho hanya empat gol dari laga yang sudah dijalani oleh mereka.

Selanjutnya, Valverde mengatakan bahwa Dembele adalah sosok pemain depan yang paling berbahaya didunia. Sang pelatih juga mengungkapkan bahwa ada banyak sosok pemain yang memiliki figur sama dengan Dembele di Barcelona.

“Saya selalu melakukan pertimbangan untuk setiap pemain saya, tetapi dibalik itu semua kami masih memiliki Coutinho dan masih ada beberapa pemain lagi. Saya sangat ingin yang terbaik untuk mereka”, tutup Valverde