Madrid Siap Jatuhi Sanksi Kepada Isco

Real Madrid kabarnya siap memberikan sanksi personal kepada gelandang mereka yakni Isco Alarcon terkait sikap buruk yang ditunjukkan sang pemain belakangan ini.

Seperti diketahui, saat pertandingan menghadapi Ajax Amsterdam di laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Isco memilih untuk tidak ikut rombongan bus skuat Madrid karena mengetahui dirinya tidak masuk ke dalam daftar pemain yang dipersiapkan oleh pelatih Santiago Solari.

Pemain asal Spanyol itu juga memilih untuk tidak mengikuti sesi wejangan yang diberikan oleh Solari kepada seluruh pemain Madrid sebelum Los Blancos menghadapi Ajax.

Seusai pertandingan yang dimenangkan oleh Ajax dengan skor telak 4-1 itu, keesokan harinya Isco akhirnya meminta maaf kepada seluruh pemain Madrid setelah dirinya mendapatkan peringatan dari kapten tim Madrid, Sergio Ramos.

Melihat sikap Isco, Solari meminta pihak klub untuk menjatuhkan sanksi kepada mantan pemain Malaga tersebut. Pemain berusia 26 tahun itu memang memiliki hubungan yang cukup buruk dengan Solari akibat minimnya menit bermain yang ia dapatkan. Solari bahkan kembali menepikan Isco kala timnya berhadapan dengan Real Valladolid di ajang La Liga akhir pekan lalu.

“Isco meminta maaf setelah tidak bersedia mengikuti rombongan bus dalam laga kontra Ajax. Kami akan menyelesaikan masalah ini secara internal. Untuk bisa mendapatkan kesempatan bermain, maka Anda harus selalu berada dalam kondisi bugar dan setelah itu Anda harus bisa mempertahankan kondisi tersebut,” tegas Solari.

Santiago Solari Berharap Real Madrid Mampu Menunjukan Performa Apik di 2019

Santiago Solari, pelatih asal Real Madrid memiliki harapan kepada tim besutannya ditahun 2019 ini. Dirinya berharap Los Blancos mampu menunjukkan performa Apiknya. Dirinya juga mengungkapkan bahwa tahun 2018 sebelumnya merupakan tahun yang bersejarah untuk Real Madrid.

Solari menyatakan, “Tahun 2018 adalah tahun yang sangat istimewa untuk Real Madrid. Saya rasa tahun 2018 untuk kami adalah tahun paling bersejarah untuk kami. Saya berharap kami mampu tampil lebih baik lagi dari tahun sebelumnya”,

Santiago Solari, pelatih asal Real Madrid memiliki harapan kepada tim besutannya ditahun 2019 ini

“Saya sangat menginginkan tim kami bisa mempertahankan kerja keras mereka. Sebuah moment penting untuk kami bisa memberikan hasil positif. Kami juga selalu berusaha untuk bisa mengantarkan klub keposisi terbaik pada akhir musim nanti”, tutup Solari

Real Madrid menjadi klub pertama yang mampu memenangkan dan menjuarai ajang Liga Champions selama tiga msuim berturut-turut. Tetapi kejayaan tersebut tidaklah bertahan lama karena konflik internal yang melibatkan presiden klub, Florentino Perez dan kedua sosok idola di tim yaitu Zidane dan Ronaldo.

Mereka berdua dianggap sebagai sosok yang mampu menunjang keberhasilan Real Madrid tetapi malah memutuskan untuk hengkang dari Real Madrid. Zidane memutuskan untuk mengundurkan diri dan Ronaldo memutuskan untuk pindah ke Juventus.

Posisi Zidane pun akhirnya digantikan oleh Julen Lopetugui tetapi Lopetegui dianggap gagal meningkatkan performa dari Real Madrid dan harus kehilangan pekerjaannya kemudian Solari pun naik pangkat dan menggantikan posisi Lopetugui dikursi kepelatihan Los Blancos.

Berada dibawah kepelatihan Solari, Real Madrid kembali menunjukkan performa apiknya dan siap untuk kembali bersaing diajang bergengsi La Liga.