Hazard ejek Tottenham dengan raihan gelar Chelsea

Eden Hazard mengagumi keindahan stadion baru milik Tottenham Hotspur, meski begitu dirinya tidak sedikitpun merasa iri pada tim yang diasuh oleh Mauricio Pochettino itu.

Tottenham menjalani laga perdananya di markas yang baru selesai diperbarui tersebut melawan Crystal Palace. Mereka berhasil meraih kemenangan 2-0 berkan gol Heung-min dan Eriksen.

Mereka meraih tiga poin yang memuluskan langkah mereka untuk dapat kembali mendapatkan jatah di Liga Champions musim depan.  Tottenham memiliki keunggulan 1 poin dari saingannya Chelsea dan Arsenal yang berada di posisi 5 dan 4.

Ejek Tottenham, Hazard Bawa-bawa Raihan Gelar Chelsea

Dengan Stadion barunya tersebut bisa dibilang Tottenham sudah kembali menunjukkan semangatnya untuk perburuan posisi di empat besar. Akan tetapi Hazard, sang pemain Chelsea ini nampaknya tidak sedikitpun takut akan hal itu, sebab dirinya merasa Chelsea tetap akan selalu lebih baik dari Tottenham.

Tottenham dinilai oleh Hazard baru semenjak 2 atau 3 tahun yang lalu menjadi salah satu tim terbaik diinggris, meskipun dirinya tak menyukai hal itu akan tetapi dirinya harus menerimanya. Baginya juga hal itu merupakan hal yang bagus, jika berada di liga Premier dengan Stadion baru dan pemain-pemain top dunia.

Pada akhirnya jika dilihat daripada pencapaian, Chelsea sudah memenangkan banyak trofi sedangkan mereka (Tottenham) tidak, ungkap Hazard.

Dalam persaingan menuju empat besar The Bluse bisa dikatakan tidak memiliki keadaan yang cukup menguntungkan bagi mereka. Sebab dari enam laga yang tersisa mereka masih harus bertemu dengan 2 raksasa Liga, yaitu United dan Liverpool.

Hazard masih optimis akan hal itu, dirinya mengatakan bahwa timnya pasti bisa menghadapi tantangan-tantangan itu karna memang seperti itu Chelsea.

Berikutnya Chelsea akan bertemu dengan West Ham di Stamford Bridge.

Kekecewaan Tottenham Yang Gagal Merekrut Pemain Baru

Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino merasa sangat kecewa dengan timnya yang kembali gagal untuk merekrut pemain baru dalam bursa transfer kali ini. Yang membuat kekecewaan ini lebih menarik lagi, sang manajer malah meyalahkan media karena medialah yang membuat mereka gagal merekrut pemain baru.

Tottenham saat ini masih menjadi klub pertama dimasa Liga Inggris yang tidak merekrut pemain baru dalam dua kali bursa transfer. Walaupun demikian Tottenham masih berada diposisi ketiga klasemen sementara dengan total perolehan 54 poin dari 24 laga yang sudah dijalaninya.

Kepada media Independent, Pochettino mengatakan, “Saya pikir sekarang sudah cukup. Saya ingin semuanya jelas dan anda semua harus mengetahuinya. Selama ini anda selalau memanipulasi beberapa jawaban yang saya ungkapkan dengan mengatakan bahwa saya bahagia walaupun tidak ada pengrekrutan pemain baru”,

Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino merasa sangat kecewa dengan timnya yang kembali gagal merekrut pemain baru dalam bursa transfer

“Selain itu anda juga mengatakan bahwa saya bahagia saat tidak memenangkan trofi pengahargaan. Padahal sebenarnya yang terjadi tidak seperti yang anda pikirakan selama inim jadi tolong jangan pernah untuk memanipulasinya lagi”, tutup Pochettino.

Pochettino juga menegaskan bahwa mereka gagal untuk merekrut pemain baru bukanlah dikarenakan keinginannya sendiri tetapi memang negosiasi yang dilakukan tidak membuahkan hasil yang diinginkan dan buntu.

Pochettino mengatakan, “Memang saat ini saya sangat bahagia dengan klub saya saat ini namun tidak menutup kemungkinan tim untuk merekrut dan mendatangkan pemain baru yang berkualitas dan jika saya gagal untuk merekrut pemain baru bukan berarti saya harus bersedih terus”.

Misi Balas Dendam Chelsea

Derbi London akan tersaji dalam pertandingan semifinal Piala Liga Inggris dini hari nanti di Wembley Stadium. Pertandingan nanti akan mempertemukan kembali Tottenham Hotspur dan Chelsea untuk kedua kalinya musim ini dalam selang waktu 45 hari.

Sebelumnya kedua tim sempat saling bentrok di ajang Premier League pada tanggal 24 November lalu. Dalam pertandingan tersebut, Spurs sukses melumat Chelsea dengan skor meyakinkan 3-1. Dele Alli dan Harry Kane memberikan keunggulan cepat bagi Spurs di 16 menit pertama sebelum dilengkapi oleh aksi solo menawan dari bintang Korea Selatan, Son Heung-min.

Manajer Chelsea, Maurizio Sarri berharap agar timnya bisa belajar dari kesalahan di pertemuan pertama lalu dengan tampil lebih baik kali ini.

“Kami harus menampilkan hal yang berbeda dari sebelumnya karena di pertandingan lalu kami telah mengalami kekalahan ketika pertandingan baru berjalan 16 menit,” ucap Sarri.

Bagi Spurs, tim besutan pelatih Mauricio Pochettino itu tentu berharap dapat kembali menumbangkan The Blues di pertandingan nanti demi menggenggam satu tiket ke babak final Piala Liga Inggris musim ini. Kali terakhir tim asal London Utara itu tampil di laga puncak ajang tersebut yakni di tahun 2015 lalu. Saat itu Spurs takluk oleh Chelsea yang diarsiteki oleh Jose Mourinho di laga final.

Spurs sendiri bisa tampil dalam kepercayaan diri tinggi di pertandingan nanti mengingat mereka mengawali tahun 2019 ini dengan dua hasil gemilang yakni mengalahkan Cardiff City 3-0 serta menghajar Tranmere Rovers 7-0 di ajang Piala FA. Meski demikian, Pochettino tetap mengingatkan timnya untuk terus berhati-hati.

“Kami akan menjalani 180 menit pertandingan di dua leg. Chelsea jelas merupakan tim yang bagus dan akan sulit dikalahkan. Jadi saya kira peluang lolos kedua tim adalah 50-50. Ini akan menjadi laga yang menarik. Kami akan berupaya mengambil keunggulan sebaik mungkin sebelum bertandang ke Stamford Bridge,” ucap Pochettino.

Di pertandingan ini The Blues dipastikan bisa memainkan skuat terbaiknya meyusul kembalinya Willian, Olivier Giroud, serta Mateo Kovacic dalam kondisi fit. Satu-satunya penggawa Chelsea yang dipastikan melewatkan pertandingan ini yakni Ruben Loftus-Cheek. Sementara kubu tuan rumah harus kehilangan beberapa pilar pentingnya semisal Eric Dier, Lucas Moura, serta Victor Wanyama.