Klopp Tidak Menganggap Special Laga Liverpool VS Manchester United

Jurgen Klopp, Manajer asal Liverpool mengakui sangat antusias menyambut laga duel kontra Manchester United dipekan ke-17 ajang Premier League. Laga yang diadakan di Stadion Anfield, Minggu (16 Desember 2018) ini dianggap Klopp sebuah laga yang tidak spesial.

Liverpool dan Manchester United menganggap laga ini dengan sebuah kondisi psikologis yang berbeda. The Reds sendiri saat ini berada diposisi puncak klasemen sementara, sedangkan untuk Manchester United sendiri saat ini berada diposisi peringkat keenam diklasemen sementara.

Jurgen Klopp, Manajer asal Liverpool mengakui sangat antusias menyambut laga duel kontra Manchester United

 

Klopp mengatakan, “Laga ini kami anggap sama dengan laga yang lain. Anda mencoba memberikan segelanya dan mencoba untuk memperoleh kemenangan. Berdasarkan yang sebelumnya, laga ini merupakan laga besar jadi saya senang laga ini disebu dengan El Clasico Inggris”,

“Jika saja Alex Ferguson mengatakan kalau laga ini adalah laga El Clasico Inggris, maka hal ini merupakan sesuatu hal yang sangat bagus karena saya sendiri sudah pernah terlibat dalam El Clasico Jerman”, tambah klopp.

Liverpool dan Manchester United sama sama memerlukan yang namanya kemenangan dalam laga nantinya. Mohamed Salah dkk diwajibkan untuk terus berada dalam posisi puncak klasemen sedangkan untuk tim besutan dari Manchester United ingin memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara.

Jose Mourinho, Manajer asal Manchester United ini memastikan bahwa timnya akan berusaha keras untuk bisa memenangkan laga saat dijamu oleh Liverpool dipekan ke-17 ajang Premier League. Sang pelatih menegaskan kalau mereka tidak akan menerapkan sistem strategi parkir bus.

Luka Modric Menjadi Incaran Beppe Marotta

Beppe Marotta saat ini akan menjadi CEO baru dari Inter Milan, dirinya sudah membuat daftar-daftar pemain yang sudah menjadi incarannya pada bursa transfer musim dingin 2019. Pemenang penghargaan Ballon d’Or 2018, Luka Modric menjadi salah satu incaran dari Beppe Marotta.

Beppe Marotta sendiri nantinya akan diumumkan sebagai CEO baru dari Inter Milan pada tanggal 13 Des 2018. Beppe yang sudah pernah menjadi CEO dari Juventus merupakan sosok rival abadi dari Inter Milan.

Pemenang penghargaan Ballon d'Or 2018, Luca Modric menjadi salah satu incaran dari Beppe Marotta

 

Sebagai sosok yang mempunya hak dan andil untuk mengangkat prestasi Juventus setelah mengalami performa yang buruk di Serie B, Marotta diharapkan bisa membuat Inter Milan bisa kembali meraih kemenangan.

Melakukan pembelian pemain disebut menjadi salah satu alternatif yang harus dilakukan Nerazzurri jika ingin melakukan persaingan yang lebih baik diklub papan atas. Inter Milan juga pernah dikenal sebagai klub yang memiliki aksi yang penuh semangat dalam bursa transfer saat masih berada dibawah kepemimpinan dari Massimo Moratti.

Namun seiring berjalannya waktu, Moratti dianggap sebagai sosok pelatih yang mendatangkan pemain yang tidak sesuai dengan kebutuhan tim. Dengan masalah tersebut, Inter Milan mencoba memperbaiki dengan menunjukkan Beppe Marotta sebagai CEO baru.

Sampai sejauh ini, Marotta dikabarkan sudah mulai melakukan perencanaan transfer pemain dengan karakter yang dibutuhkan oleh Inter Milan. Saat ini Luka Modric berada diposisi teratas dalam daftar pencarian yang dilakukan oleh Marotta.

Luka Modric yang saat ini masih berkarir di Real Madrid sempat memiliki keinginan untuk bergabung dengan Inter Milan pada bursa transfer musim panas 2018 tetapi Real Madrid tidak ingin melepas Modric begitu saja.

Selain Modric, Nerrazzuri juga melakukan pengincaran pemain lain seperti Sergej, Milinkovic-Savic, Toni Kroos, Nicola Barella dan Sandro Tonali. Beberapa pemain tersebut akan diusahakan untuk bisa bergabung dengan klub pada bursa transfer musim panas 2018.