Tony Cascarino : Ole Gunnar Solskjaer Wajib Tanggung Jawab

Tony Cascarino : Ole Gunnar Solskjaer Wajib Tanggung Jawab

Situspokerterpercaya.org – Salah satu legenda pemain inggris, Anthony Guy Cascarino mengkritik kinerja Ole Gunnar Solskajaer. Menurutnya, Pelatih berkebangsaan Norwegia itu malah memperburuk permainan Setan Merah.

Baca :
KudaPoker : Mengetahui cara mendapatkan bonus dalam permainan judi ceme online yang sangat banyak di mainkan dengan mudah tanpa harus ribet

Selain itu, Tony cascarino juga turut mengkritik pihak manajemen klub yang mempermanenkan status Ole Gunnar Solskjaer menjadi pelatih tetap.

Pada Desember 2018 yang lalu, Manchester United melakukan perubahan kedudukan pelatih. Jose Mourinho yang didepak dari status manajer Man Utd digantikan oleh Ole Gunnar Solskjaer.

Menurut tony, sewaktu menjabat sebagai Caretaker, Ole Gunnar solskjaer mampu menunjukan kualitasnya sebagai manajer. Namun baru-baru ini MU sangat kehilangan arah, visi & misi dalam bermain.

“Sejujurnya, saya melihat dia (Solskjaer) masih seorang pelatih amatiran” Ujar Tony Cascarino kepada Sportmenship.

Kritik Pedas Salah Tunjuk

Cascarino melanjutkan bahwa Pihak Manajemen Man Utd tidak seharusnya mempermanenkan Ole Gunnar Solskjaer.

“Saya kira, setiap klub mempunyai prosedur perekrutan pelatih secara profesional. Apa yang kita ketahui saat ini adalah Ole tidak mempunyai pengalaman yang matang tahun ke tahun” Sahut Tony Cascarino.

“Lantas, entah sadar atau tidak, Pihak manajemen Manchester United mempermanenkan statusnya sebagai pelatih tetap. Kini saya semakin bingung dengan teka-teki ini, namun saya harap MU bisa segera bangkit” Ujar Tony.

Bahkan menurutnya, Para pemain turut bertanggung jawab atas penurunan kualitas bermain ini.

“Saya sekarang tengah melihat situasi yang ada, dimana saya juga tidak menekankan Ole Harus bertanggung jawab penuh. Para pemain yang melakukan perubahan besar haruslah turut bertanggung jawab, saya harap mereka akan menjadi dewasa dalam sebuah kekompakan” Lanjut Tony.

Terlepas dari tanggung jawab pelatih dan para pemain, Tony lebih setuju apabila pihak manajemen yang harus lebih bertanggung jawab atas kesalahan ini.

“Saya percaya bahwa kemunduruan tim Man Utd adalah kesalahan dari para petinggi klub. Mereka harus berpikir ulang mengenai keputusan dan kebutuhan yang harus diambil untuk sebuah klub sepakbola” Tegas Tony.

Mengenai tingkat kepercayaan publik terhadap Ole Gunnar Solskjaer, Baru-baru ini media sosial mengangkat Tagar #OleOut sebagai penanda kekecewaan Publik terhadap dirinya.

Ole Gunnar Solskjaer Berpotensi Dipecat, Siapa Penggantinya?

Ole Gunnar Solskjaer Berpotensi Dipecat, Siapa Penggantinya?

Situspokerterpercaya.org – Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer dirumorkan segera dipecat oleh Pihak Manajemen. Tekanan dari luar Old Trafford tampaknya lebih berpengaruh terhadap Pelatih berdarah Norwegia tersebut.

KudaPoker : Mengetahui cara mendapatkan bonus dalam permainan judi ceme online yang sangat banyak di mainkan dengan mudah tanpa harus ribet

Terakhir , klub yang bermarkas di ibukota Manchester itu kalah dari Newcastle united 0-1 dalam lanjutan Premier League pekan ke 8 (06/10).

Hingga saat ini, Posisi The Red Devil masih bertengger di posisi-12 Klasemen sementara, dengan perolehan 9 poin dari 8 pertandingan yang telah di lakoni.

Dengan hasil ini pula, Manchester United tercatat sebagai tim raksasa Premier League yang paling buruk penampilannya.

Jelas kondisi ini sangat merugikan bagi pria berpaspor Norwegia, Ole Gunnar solskjaer. Gagasan untuk mendepak Ole dari Old Trafford makin kencang kala #Oleout mengudara di Media Sosial Twitter & Instagram.

Menurut para pengamat Liga Inggris, dengan memecat Ole Gunnar Solskjaer bukanlah sebuah Keputusan yang bijak. Namun apabila Pihak manajemen benar-benar memberikan kartu merah kepada Ole, kira-kira siapa yang pantas menggantikannya?

1. Brendan Rodgers

Para kritikus Sepak bola menilai, Rodgers mampu menangani Man Utd dikarenakan berbagai aspek. Salah satunya adalah dinamika pemain yang cenderung kurang di bagian sepertiga akhir.

Hal inilah yang dinilai sangat efisien dalam memberikan tugas kepelatihan pada Brendan Rodgers. Selain itu, Visi rodgers juga dinilai mirip dengan Manchester United yang mengutamakan Kinerja pemain muda.

2. Mauricio Pochettino

Sudah menjadi rahasia umum bahwa Manchester United sangat mengincar pelatih asal Argentina ini. Menurut Cantona, salah satu legenda Manchester United setuju dengan Pilihan ini.

Bahkan untuk saat ini, Tottenham Hotspur juga sedang dilanda masalah bertubi-tubi. Bisa jadi Pochettino Lebih cepat dipecat ketimbang Ole Gunnar solskjaer sehingga Manchester United yang menjadi penadahnya.

3. Massimiliano Allegri

Massimiliano Allegri merupakan seorang pelatih terbaik di antara nama-nama lain. Mengapa tidak? Pelatih berusia 52 tahun ini merupakan pelatih paling berpengalaman dan cerdas dalam mengolah taktik.

Bahkan rekam jejak sang pelatih juga sangat bagus mengingat ia pernah membawa Juventus hingga ke Final dalam 2 kali.

4. Benny Dollo

Siapa yang tidak kenal dengan beliau? Pelatih asal Manado ini pernah menukangi timnas Indonesia hingga 2 periode. Selama di tangan Benny Dollo, Timnas Indonesia bisa dikatakan sangat disegani di kawasan Asia.

Bahkan Beliau memiliki gelar ‘Best Coach 2007’ Versi Tabloid Bola. Selain itu, Benny Dollo memiliki gaya bermain menyerang yang apik. Sehingga petinggi Manchester United merasa memiliki satu tujuan yang sama.

Janji Solskjaer: MU Bermain Atraktif Musim Depan

Bos Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer memberikan sebuah janji bahwa di musim depan gaya pemainan United akan semakin membaik. Solskjaer juga ingin mengembalikan kejayaan setan merah dalam pemburuan Gelar Primer League musim 2019/2020.

Ketika masih di latih oleh Sir Alex Ferguson, Manchester United bisa dikatakan sangat berjaya di liga Domestik nya bahkan sampai di Eropa. pada saat itu gaya main yang di terapkan oleh Sir Alex Ferguson itu adalah menyerang dengan atraktif, sehingga mereka bisa memenangkan banyak gelar di kubu United.

Namun ketika Sir Alex Ferguson pensiun dari pelatih United, Perfoma dari MU ini langsung turun dratis dari tahun ke tahun. bahkan publik Old Trafford selalu mengkritik gaya main yang di lakukan oleh Pelatih terutama Jose Mourinho.

Jadi Ole Gunnar Solskjaer yang tengah memimpin United menegaskan bahwa ia akan membawa gaya pemainan yang menyerang di musim depan. Solskjaer juga mengakui bahwa itu mungkin tidak akan langsung Instan. namun ia akan berusaha untuk menerapakan pemaianan itu dari waktu ke waktu.

Saya sangat menginginkan Gaya pemaianan seperti menyerang, merebut bola, bahkan penyelesaian akhir dengan sempurna. namun untuk menerapkan nya pastinya akan membutuhkan waktu agar gaya permainan nya bisa sukses seperti pendahulu nya.

Dalam proses tersebut Solskjaer sudah menerapakan hal itu dalam beberapa bulan ini namun masih belum bisa di terapkan dengan baik sehingga ia akan menerapkan strategi tersebut agar bisa berjalan dengan lancar di musim depan nantinya.

MU Juara Musim Depan? Lupakan Saja!

Mantan Captain Manchester United, Gary Neville memberitahukan kepada Fans Setan Merah agar tidak menaruh ekspektasi yang tinggi kepada tim yang mereka bangga kan. Pasal nya menurut Gary Neville di musim depan United masih belum bisa menjadi penantang yang serius.

Manchester United harus mengalami tren tanpa ada nya gelar dan di pastikan lagi pada musim 2018/2019 Manc United juga tidak akan mendapatkan 1 trofi pun. bukan itu saja, Setan merah di musim depan juga tidak bisa bermain di Liga Champions setelah gagal di 4 besar Klasemen Liga Inggris.

Walaupun di musim depan Mu akan membenahi tim nya tersebut agar bisa menjadi Penantang Liga Primer League. namun menurut pendapat Gary Neville sendiri bahwa di musim depan masih bisa.

Yang bisa di lakukan oleh Manchester United adalah membangun tim nya yang kokoh dari lini serang sampai ke lini pertahanan, jadi United harus fokus kepada itu bukan fokus kepada penantang Liga Primer.

Salah satu yang harus di lakukan oleh Ole Gunnar Solskjaer untuk membangun tim nya tersebut adalah dengan cara menyingkirkan pemain yang tidak bisa memberikan kontribusi dan membeli Pemain top Dunia.

Jadi untuk Fans yang selalu mereka dukung dan bangga kan tersebut agar tidak selalu berharap bahwa di musim depan , Manchester United akan bisa menjadi penantang yang serius. pasalnya mereka masih harus membenahi timnya tersebut. Tutup Neville.

Solskjaer Pastikan Cedera Eric Bailly Tidak Parah

Bos Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer memberikan pernyataan terkait cederanya Eric Bailly ketika melawan Chelsea pada pekan lalu. Solskjaer menyampaikan bahwa cedera yang di alami oleh Eric Bailly tidak terlalu parah sehingga bisa cepat pulih.

Pada musim 2018/2019 Eric Bailly sering mengalami cedera di kaki nya sehingga ia tidak bisa memberikan kontribusi di pertahanan setan merah. namun ketika mu berjamu Chelsea ia kembali lagi bermain di sektor pertahanan. namun sayang nya ia kembali cedera yang membuat ia lebih cepat untuk mengakhiri musim ini.

Bos United, Ole Gunnar Solskjaer memberikan pernyataan kepada awak media yang mengatakan bahwa Bailly akan beristirahat dalam cukup yang lama, sehingga ia tidak bisa lagi mengikuti sisa pertandingan yang United miliki.

Solskjaer juga khawatir dengan anak asuh nya tersebut ketika ia tumbang pas melawan Chelsea pada pekan lalu. namun ketika medis sudah memeriksanya, ternyata Bailly di kabarnya bisa cepat pulih dari sebelum nya pasalnya ia sudah pernah absen yang cukup lama yang di karenakan cedera yang cukup parah.

Solskjaer juga mengklaim bahwa laga melawan Huddersfield pekan ini tim nya tidak bisa di perkuat oleh Eric Bailly dan beberapa pemain muda. karena mengalami cedera juga seperti Mason Greenwood .

Jadi ketika melawan Huddersfield nantinya kami akan bermain dengan baik dan meraih kemenangan demi menjaga 4 Klasemen di EPL sehingga kami bisa lolos bermain di liga champions musim depan.

Ter Stegen Bersimpati Atas Blunder De Gea

Kiper nomor 1 Barcelona, Ter Stegen turut bersimpati atas blunder yang di lakukan oleh De Gea di saat berduel dengan tim nya Barcelona. Di leg ke II Manchester United akhir nya akalah dari Barcelona dengan skor 3-0 dalam perempat Final Liga Champions. namun dalam pertandingan itu De Gea mengalami kesalahan yang fatal.

Kiper Manchester United, De Gea gagal menyelamatkan bola dari gawang nya tersebut yang di tentang oleh Messi dalam jarak Luar Kotak penalti, walaupun sudah sudah di halau namun bola nya keluar dari melawti badan nya sehingga terjadi nya gol.

Gol yang di buat oleh Messi ke gawang Dea Gea membuat skuat The Reds Devil menjadi kacau . dan di babak ke II ada gol lagi yang bersarang di gawang Dea Gea yang saat itu di cetak oleh Countiho sehingga membuat akhir skor menjadi 3-0 dengan agregat (0-4) untuk Barcelona.

Walaupun MU kalah dengan skor 3-0, namun kiper asal Jerman tersebut juga turut bersimpati atas kesalahan yang di buat oleh Dea Gea . Saya juga merayakan gol sesaat yang di karenakan kesalahan Dea Gea. namun saya juga turut bersimpati yang dia buat karena kita ini manusia yang bisa terjadi kepada siapa saja” buka Ter Stegen di SkyBett”

Jadi dengan kemenangan dengan agregat (0-4), kini Barcelona harus berjamu tim Asal Inggris lagi yakni Liverpool dalam Semi Final Liga Champions. Ter Stegen juga menyukai kala berduel dengan Liverpool.

Busquets: Coutinho Melakukan Selebrasi Dengan Amarah

Gelandang asal Spanyol, Sergio Busquets sangat memahami selebrasi yang di lontarkan oleh Philippe Coutinho. ia mengungkapkan bahwa Philippe Coutinho melakukan nya dengan amarah nya tersebut dengan cara menutup telinga nya.

Seperti yang kita ketahui bahwa Barca menang dengan skor 3-0 melawan Manchester United di leg Ke II yang di adakan di Camp Now pada ajang perempat final Liga Champions. 2 gol tersebut di cetak oleh Lionel Messi dan 1 gol lagi di cetak oleh Philippe Coutinho.

Disisi lain Philippe Coutinho memang tidak menampilkan hal yang baik di lapangan namun ketika di babak ke II ia mampu menendang Bola dari luar Kotak Penalti dan terjadinya gol untuk diri nya. itu sungguh menjadi gol yang luar biasa untuknya.

Semenjak pindah dari Liverpool, Coutinho bisa di katakan bahwa ia tidak bisa beradaptasi cara bermain Barcelona, dan hasilnya ia sangat sulit tampil dengan perfoma yang ia miliki. hal itu juga karena ia juga sering mengalami cedera pada musim ini.

Dengan perfoma yang kurang menyakinkan dan di bekap oleh cedera membuat fans Barcelona itu selalu mengkritik dirinya. ” Saya tidak perduli dengan perayaan gol yang saya buat, yang terpenting ada saya bisa mencetak gol dan membantu tim untuk meraih kemenangan” buka Coutinho ”

Sementara itu Sergio Busquets mengatakan bahwa Philippe Coutinho merayakan gol nya itu dengan sifat yang Amarah, ia melakukan bukan tanpa adanya alasan karena selebrasi nya itu bentuk dari cemohan yang di lontarkan kepada nya.

Termasuk Sanchez, Solskjaer Bawa Skuat Terbaik MU ke Camp Nou

Bos Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer tidak akan bermain main dengan perlawan Barcelona di Camp Now pada Liga Champions. Solskjaer langsung membawa tim yang terbaik untuk melawan Barcelona di Leg ke II nantinya.

Setelah pada pekan lalu berjamu Barcelona di leg Ke I, kali ini Manchester United harus kembali melakonin Barcelona di leg Ke II Liga Champions. namun di leg ke II tim bersuttan Ole Gunnar Solskjaer akan bertandang ke Camp Now pada Rabu (17/4).

Di kubu United sendiri, itu menjadi sebuh Pr yang harus di tuntaskan, pasalnya di Leg ke I United kalah 0-1 dari Barcelona. sehingga mereka harus bisa menang minimal 2 gol dari Barcelona agar United bisa lolos ke Liga Champions.

Untuk mendapatkan hasil yang baik, Solskjaer akan membawa tim yang terbaik untuk melawan Barcelona, dan kali ini pelatih asal Norwegia ini sudah membawa 23 pemain yang akan di mainkan nantinya.

Dalama 23 nama yang di bawa oleh Solskjaer, itu meruapakan pemain yang sudah terbaik yang di miliki oleh Manchester United. permain kunci seperti David De Gea, Shaw, Paul Pogba, Martial, Sanchez dan Marcus Rashford sebagai ujung tombak juga di berangkatkan ke Spanyol.

Walau begitu Solskjaer sangat berharap tim yang ia terbangkan bisa memberikan kontribusi dan memberikan kemenangan serta bisa lolos ke Semi Final Liga Champions.

Lindelof Diprediksi Akan Jadi Bek Top Bersama MU

Ada dukungan yang di lontarkan oleh matan pemain United, Jesper Blomqvist kepada bek MU ” Victor Lindelof”. Blomqvist sangat percaya bahwa pemain asal Swedia itu bisa menjadi bek yang sangat Top dan tangguh di United.

Pada musim 2017/2018 Manchester United membeli Lindelof dari Benfica dengan harga 35 juta Euro, namun Lindelof mengalami Start yang buruk di MU pada kedatangan nya. ia kelihatan sangat sulit beradaptasi dengan Gaya pemainan Inggris sehinnga ia selalu menjadi pemain bangku cadangan saja.

Namun ketika di musim ke 2 nya, Lindelof menunjukan kelas nya di pertahanan United yang di asuh oleh Ole Gunnar Solskjaer. sejak itu Ia selalu menjadi permain inti dan berhasil menjaga pertahanan yang kokoh buat United dalam 4 bulan terakhir.

Blomqvist juga mengungkapkan bahwa Lindelof bisa menjadi pemain yang hebat di United, cuman saja ia harus di berikan waktu dan menit bermain agar ia bisa mengetahui segala kondisi di lapangan.

Blomqvist juga senang bahwa Lindelof bisa keluar dari masa masa sulitnya di MU. dan ia pun sanagt percaya bahwa pemain Swedia ini memiliki mental seperti baja sehingga ia bisa sampai sekarang ini menjadi bek yang sulit di lawan.

Saya rasa ia juga sudah menemukan jati dirinya yang ada di lapangan, jadi semakin banyak ia bermain maka semakin ia akan kokoh di pertahanan tim yang dia belah. jadi bagaimana dengan perkembangan yang lebih lanjut? ya saya akan mempercayainya” buka Blomqvist di GOAL”

Analisis Gary Neville mengenai Juan Mata, Ander Herrera dan MU

Sang mantan kapten klub Setan Merah, sekaligus pemain legendaris Manchester United, Gary Neville, mengungkapkan pandangannya mengenai kontrak Juan Mata  dan Ander Herrera yang belum kunjung memperbarui kontrak. Neville percaya melalui kepergian dua pemain ini dapat memberikan dampak yang berarti untuk skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer ini.

Mata dan Herrera berkemungkinan berstatus bebas transfer dimusim panas nanti jika mereka tidak memperpanjang kontrak yang secara resmi akan berakhir pada tanggal 30 Juni nanti.

Apakah MU Akan Rindukan Juan Mata dan Ander Herrera? Begini Analisis Gary Neville

Berdasarkan hal tersebut, Neville mengakui bahwa MU akan kehilangan kedua sosok yang berperan penting didalam tim utama mereka, meskipun begitu dirinya juga percaya kedua pemain itu masih dapat digantikan.

Menurut Neville, mereka berdua adalah pemain yang profesional, sehingga kehilangan mereka juga akan menimbulkan rasa kehilangan yang cukup besar, meski begitu dengan kepergian mereka, Neville merasa dunia tidak akan berhenti berputar walaupun mereka memilih pergi dari MU.

Kontribusi yang mereka berikan sejauh ini selalu memberikan tanggapan positif untuk permainan The Red Devils sejauh ini, Neville mengatakan dirinya akan sangat merindukan permainan kedua pemain ini jika mereka benar-benar pergi.

Kedua gelandang ini juga selalu menjadi pelayan yang baik dilini tengah, begitu juga umpan-umpan yang menakjubkan disetiap kesempatan.

Meski mereka berdua akan pergi, Manchester United sekarang harus tetap berfokus pada impian mereka menggapai posisi empat besar di Liga Premier. Kedua pemain itu juga sejauh ini tetap mengusahakan yang terbaik agar MU dapat meraih empat besar.

Jangan jual Alexis Sanchez

Robbie Savage menyarankan Manchester United untuk tetap mempertahankan Alexis Sanchez yang dikatakan akan dijual oleh mereka. Menurut Robbie,  Sanchez dapat menjadi pemain yang penting didalam skuat dibawah asuhan Solskjaer.

Sanchez sebelumnya berada di Arsenal dan baru saja bergabung pada Januari Musim lalu. Kehadirannya pada waktu itu diharapkan dapat mendongkrak daya serang di MU.

MU Diminta Jangan Jual Alexis Sanchez

Namun, dirinya justru jauh dari target yang diharapkan manajemen pada dirinya semenjak ia bergabung di Old Trafford. Dirinya sejauh ini hanya mampu mencatatkan namanya sebanyak 2 kali pada 23 pertandingan di semua kompetisi. Dirinya pun akhirnya membuat manajemen MU gerah dan dirinya sudah diputuskan akan dijual pada bursa transfer musim panas nanti.

Akan tetapi, Robbie justru meminta United agar tidak menjual Sanchez dalam waktu dekat ini, dirinya mengatakan bahwa sebenarnya Sanchez masih pantas untuk mendapatkan kesempatan di Old Trafford.

Dirinya juga percaya bahwa Sanchez dapat menjadi salah satu pemeran utama di dalam skuat MU dibawah pimpinan Solskjaer.

Malahan menurut Robbie, Bukan Sanchez yang layak dijual melainkan Fred. Menurutnya pemain asal Brazil itu justru tidak bisa tampil sesuai yang diekspektasikan sejauh ini.

Dengan harga 52 juta pounds menunggu Fred merupakan hal yang tidak pasti, karena butuh waktu juga untuk membuktikan kebolehan pemain itu, dan berdasarkan bukti sejauh ini MU belum juga memenangkan gelar bersama dengan Fred.

Beckham turut puji kinerja Solskjaer

Sang Legenda Manchester United, David Beckham turut memuji hasil kerja Solskjaer sejauh ini, menurutnya Solskjaer sudah mengerjakan hal yang sangat bagus bersama dengan The Red Devil.

Manchester United sebelumnya sempat mengalami masa kelam, secara tiba-tiba dapat berubah drastis semenjak kedatangan Solskjaer mengisi posisi manajer menggantikan Jose Mourinho.

Beckham: Kerjanya Solskjaer Bagus

Sejauh ini Solskjaer sudah membawa 15 kemenangan dari 20 laga dalam semua kompetisi.

Dengan prestasi tersebut dirinya mendapatkan promosi yang sebelumnya hanya sebagai manajer interim, kini sudah menjadi manajer tetap di United dengan kontrak berdurasi 3 tahun.

Solskjaer sendiri juga merupakan mantan pemain Manchester United, yang juga pernah bermain bersama Beckham dari tahun 1996 hingga 2003. Sebagai teman Beckham tentu turut senang dengan perolehan Solskjaer.

Beckham mengungkapkan bahwa Solskjaer kini sudah dicintai seluruh pihak baik dalam tim maupun luar yang mendukung kinerjanya.

Usai memuji kinerja koleganya tersebut Beckham mengalihkan topik pembicaraan mengenai perhatian timnas Inggris, khususnya pada Gareth Southgate.

Bersama dengan Southgate, Inggris mampu menampilkan pertandingan dengan hasil-hasil yang cukup memuaskan pada kompetisi Piala Dunia tahun 2018 lalu. Baru-baru ini juga mereka berhasil menang 5-0 atas Ceko dan 5-1 di jeda Internasional.

Beckham menyukai permainan yang dipertontonkan timnas Inggris, semenjak Gareth mengambil alih, menurutnya pertandingan mereka sangat menyenangkan. Bahkan dapat dikatakan permainan mereka saat ini brilian.

Solskjaer dinilai akan sukses di MU

Febian Brandy, mantan pemain Manchester United. Menunjukkan dukungannya atas penunjukkan Solskjaer sebagai manajer baru United. Brandy percaya bahwa Solskjaer adalah sosok yang mampu membawa United kembali ke masa kejayaannya, seperti Zinedine Zidane di Real Madrid.

Seperti Zidane, Solskjaer Diklaim Akan Sukses di MU

Manchester United baru saja menetapkan Manajer permanen baru untuk mereka. Mereka mengontrak jasa dari Solskjaer untuk tiga tahun kedepan.

Sebelumnya Solskjaer menjadi manajer interim menggantikan Jose Mourinho, dirinya selama itu sudah menunjukkan prestasi yang menjanjikan dengan perolehan 14 kemenangan dari 19 laga.

Beberapa tahun lalu pun Zidane memiliki jejak karir yang sama, Zidane sebelumnya ditunjuk sebagai interim di Real Madrid, dari sana ia mendapatkan sejumlah keberhasilan seperti memenangkan trofi Liga Champions selama dua tahun beruntun.

Mengingat hal tersebut, Brandy percaya bahwa kondisi yang dihadapi oleh Solskjaer saat ini sangat mirip dengan situasi Zidane kala itu.

Dinilai dari kesamaan seperti itu, Brandy percaya bahwa Solskjaer dapat menjadi pelatih yang sukses bagi Manchester United. Selain itu Solskjaer juga adalah sosok yang mengenal seluk beluk United, oleh karena itu juga banyak harapan pada dirinya agar mampu mengembalikan keseimbangan dan nilai-nilai penting di United yang sudah lama hilang.

Brandy kembali menyamakan Real Madrid yang juga mendatangkan seseorang yang mengenal klub mereka dengan baik, Mereka mendatangkan seorang pelatih yang dapat mengembalikan keseimbangan didalam tim, oleh karena itu Brandy menaruh banyak harapan kepada Solskjaer.

MU berhasil redam PSG, Solksjaer puji kinerja baik timnya.

Manchester United beberapa waktu yang lalu mengalami kekalahan 0-2 dengan PSG pada laga kandang mereka di leg pertama Liga Champion, The Red Devils ini sempat diragukan karna pada
laga kandangnya mengalami kekalahan telak.

Pada laga kali ini, dengan absennya beberapa pemain dari United, Solksjaer pun memberikan permainan kepada Fred dan Scott McTominay, mereka adalah duet yang bisa mengimbangi gaya
bermain skuat utama Manchester United.

Ternyata di leg kedua melawan PSG ini, MU dengan segala permasalahan absen dan hukuman mereka dapat meredam sang tuan rumah dengan skor 3-1. Dengan hasil tersebut pun mengundang banyak komentar juga pujian, terutama pujian dari Solksjaer untuk sang gelandang.

Manchester United beberapa waktu yang lalu mengalami kekalahan 0-2 dengan PSG pada laga

Fred yang menempati posisi sebagai gelandang ini ternyata sukses memanfaatkan kepercayaan yang diberikan Solksjaer. Gelandang asal Brazil itu berhasil tampil dengan luar biasa dengan menahan agresifitas lini tengah PSG.

Selain Fred, pemain lain yang mendapatkan perhatian dari Solksjaer adalah Romelu Lukaku, dia menciptakan 2 gol yang membuat Manchester United unggul dari PSG. Dengan namanya di papan
skor saat ini dia sudah menambahkan catatan positif bagi dirinya, ia sudah menciptakan 6 gol dalam tiga laga.

Solksjaer senang melihat Lukaku yang terus berusaha untuk bekerja lebih keras untuk menyatu dengan permainan yang ada didalam tim. Solksjaer juga menyukai Lukaku yang meskipun mendapat kritik sekarang ia mampu menangkal kritik tersebut denga posisi yang cocok bagi dirinya.

Solksjaer pantas jadi manajer tetap MU

Sang Legenda, Rio Ferdinand kini mendukung Ole Gunnar Solksjaer untuk dijadikan manajer permanen di United. Sebab ia menilai apa yang telah dilakukan oleh Solksjaer kini membuktikan bahwa ia memiliki ketegasan yang saat ini sangat dibutuhkan oleh Setan Merah.

Selama 3 bulan menjabat sebagai pelatih Manchester United dirinya dikatakan sudah melakukan hal yang impresif.

Kini ia sudah melakukan satu keputusan besar dengan menjual salah satu gelandangnya, Marouane Fellaini. Ia menjual pemain tersebut dengan alasan tidak cocok dengan skema timnya saat ini.

Dengan alasannya tersebut Ferdinan merasa bahwa Solksjaer memiliki ketegasan yang luar biasa dan itu adalah satu hal yang sebenarnya dibutuhkan untuk memanajeri MU. Ferdinand juga menilai keberanian Solksjaer untuk menjual Fellaini, karena sudah begitu lama tidak ada manajer di United yang berani membuang Fellaini.

Menyangkut dengan tanggung jawab itu sangat tidak dikompromi sama sekali oleh Ole, ia dapat langsung mengatakan bahwa seseorang itu bukan pemain yang dia inginkan, contohnya adalah Fellaini, meski ia sudah ada lama di klub, kini ia langsung berada di daftar bursa transfer pertama Ole.

Selain memiliki keberanian, Ole juga merupakan opsi terbaik karena dia juga memahami nilai-nilai yang ada di Manchester United, dan sejauh ini nilai itu sudah lama hilang. Dirinya adalah manajer yang menghormati sejarah dan tradisi klub dan ini adalah hal yang bagus untuk United.

Solksjaer sendiri merupakan mantan pemain Manchester United, dan dengan keberadaan dirinya dikursi kepelatihan, dirinya dan United kini menduduki posisi ke 4 di klasemen sementara English Premier League.

De Gea setara dengan para kiper legendaris MU

Ole Gunnar Solksjaer selaku manajer Manchester United memberikan pandangannya tentang kiper andalan dalam skuat Manchester United, David De Gea. Ia menyatakan bahwa sang kiper saat ini sudah setara dengan para kiper-kiper legendaris yang pernah ada di Manchester United seperti, Peter Schmeichel dan Edwin Van Der Sar.

Sebelum berada di United, De Gea direkrut oleh tim asal Spanyol Atletico Madrid, pada waktu itu banyak orang yang mempertanyakan kemampuan sang De Gea muda. Bahkan pada musim pertamanya publik juga menilai dirinya seringkali membuat blunder yang membuat timnya harus kehilangan gelar juara.

Namun secara bertahap dirinya dapat berkembang pesar saat berada di Manchester United. Bahkan namanya kini disebut sebagai salah seorang kiper terbaik di dunia, dengan tindakan-tindakan penyelamatannya yang sangat luar biasa.

Solksjaer pun buka suara mengenai perkembangan De Gea kini yang sudah dapat disamakan dengan deretan kiper legendaris Manchester United.

Dengan banyaknya aksi penyelamatan yang sudah dilakukan De Gea itu memberikan kesempatan baru bagi timnya, dan dirinya kini disebut sebagai kiper terbaik di dunia. Namun, Peter dan Edwin juga pernah memiliki gelar yang sama seperti De Gea.

Dengan kepribadian yang menarik sangat menyenangkan bagi Solksjaer untuk dapat melatih dirinya. Bagi Solksjaer dirinya adalah orang yang rendah hati tapi juga memiliki kepercayaan diri.

Beberapa bulan terakhir, banyak rumor yang tersebar sebab sang penjaga gawang ini belum juga memperpanjang kontraknya. Solksjaer sendiri berharap banyak pihak yang bisa meyakinkan De Gea untuk bertahan lebih lama di Old Trafford.

Solksjaer sendiri berharap bahwa manajemen MU bisa membuat De Gea bertahan di Old Trafford. Tentunya pihak klub dan De Gea sedang berdialog membahas hal seputar kontrak tersebut, dan Solksjaer sendiri hanya dapat berharap keduanya mencapai kata sepakat, meskipun hal ini bukan merupakan jangkauan Solksjaer, tapi ia percaya seluruh tim mereka akan mengusahakan yang terbaik agar dirinya dapat bertahan.

Mata sepakat perpanjang kontrak di Manchester United.

Setelah diboyong dari Chelsea pada tahun 2014 lalu, Juan Mata kini menjadi salah satu pemain senior di skuat utama MU. Sang Playmaker tersebut akhirnya memutuskan untuk memperpanjang kontrak di Setan Merah setelah sekian lama dinantikan keputusannya.

Dengan harga sebesar 37,2 juta pounds, Juan Mata menjadi salah satu pemain yang menjadi titik krusial bagi Manchester United.

Setelah diboyong dari Chelsea pada tahun 2014 lalu, Juan Mata kini menjadi salah satu pemain senior di skuat utama MU.

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak kekhawatiran yang melayang dalam skuat tim asal Inggris, pasalnya sang playmaker ini belum memperpanjang kontraknya, padahal kontraknya akan habis pada akhir musim panas nanti.

Sebelumnya, terjadi ‘kemacetan’ dalam proses perpanjangan kontrak Juan Mata, pasalnya Mata sendiri sebenarnya ingin untuk memperpanjang kontrak dengan durasi yang lama. Namun, sayangnya United memiliki kebijakan mengenai tambahan kontrak yang berdurasi satu musim untuk seorang pemain yang berusia 30 tahun keatas.

Namun setelah diskusi panjang yang mereka lalui akhirnya menghasilkan sesuatu, meski Mata tetap mendapatkan kontrak selama satu tahun dan opsi perpanjangan selama satu tahun kala kontraknya sudah habis.

Mata beberapa kali mengungkapkan bahwa sebenarnya ia tidak ingin meninggalkan Manchester United, ia juga mengaku bahwa dirinya sangat senang dapat bermain untuk membela sang Setan Merah.

Ia juga merasa hangat dengan dukungan-dukungan dari para pendukung Manchester United yang sangat hangat dan terasa dekat dengan dirinya.

Lukaku akui kemampuan lini bertahan United.

Pertandingan melawan Liverpool yang lalu membuktikan bahwa pertahanan United yang sangat baik, dan mampu mengamankan serangan-serangan dari penyerang Liverpool.

Romelu Lukaku pun buka suara mengenai hal ini, menurutnya United mengalami pertandingan yang sulit kala para gelandang MU tumbang karena cedera, bahkan juga Rashford yang tidak dapat memaksimalkan penampilannya sebab tackle dari Jordan Henderson. Tapi dengan usaha keras dari barisan pertahanan Setan Merah ini, De Gea pun tidak mengalami kesulitan untuk mengamankan bola dari gawangnya.

Pertandingan melawan Liverpool yang lalu membuktikan bahwa pertahanan United yang sangat baik, dan mampu mengamankan serangan-serangan dari penyerang Liverpool.

The Red Devils ini mengalami pelonjakan peforma setelah diasuh oleh Ole Gunnar Solksjaer, dengan peforma tersebut para penyerang pun menjadi sorot utama berbagai pihak.

Namun menurut Lukaku sendiri, harusnya lini bertahan juga mendapatkan perhatian serupa. Sebab mereka juga tampil dengan luar biasa.

Selain Lukaku, Solksjaer selaku manajer mereka juga mengakui bahwa para lini belakang MU bermain dengan baik

Solksjaer mengungkapkan bahwa Manchester United berhasil bertahan dengan baik. Ia juga memuji Chris Smalling dan Victor Lindelof sebagai bek tengah yang sangat menakjubkan. Bahkan tidak lupa ia juga memuji Luke Shaw yang berhasil membuat Salah ditarik keluar padahal saat itu juga Liverpool masih membutuhkan pencetak skornya itu, dengan kejadian itu Solksjaer menggambarkan betapa baiknya pertahanan yang mereka buat kalah menjamu Liverpool.

Semangat balas dendam MU harus dihadapi Liverpool.

Georginio Wijnaldum, gelandang Liverpool percaya bahwa timnya harus bertindak waspada ketika bertandang ke Old Trafford hari minggu (24/2) nanti.

Laga ini sebenarnya menjadi laga yang penting untuk kedua tim, dimana Liverpool harus memperoleh kemenangan untuk kembali merebut puncak klasemen dari tangan sang Manchester Biru. Di sisi lain Manchester United juga harus menang untuk memantapkan posisi mereka di empat besar klasemen sementara.

Georginio Wijnaldum, gelandang Liverpool percaya bahwa timnya harus bertindak waspada ketika bertandang ke Old Trafford hari minggu

Sebelumnya pada pertemuan mereka di Anfied tahun lalu, Liverpool berhasil menang dengan skor 3-1. Laga tersebut juga menjadi saksi berakhirnya laga United bersama dengan Jose Mourinho. Kini, Wijnaldum percaya bahwa laga di Old Trafford nanti akan jauh lebih sulit.

Manchester United menurut Wijnaldum sudah berubah dengan drastis sejak mereka ada dibawah asuhan Solksjaer, dengan prestasi 11 kemenangan 1 kalah dan 1 seri. Bahkan gaya bermain MU menjadi jauh lebih baik, mereka menjadi lebih ofensif.

Wijnaldum percaya bahwa pergantian pelatih mereka, Manchester memiliki aliran semangat yang baru, mereka juga menjadi klub yang memainkan sepak bola dengan bagus dengan perolehan kemenangan yang banyak, itu sangat membantu mereka, terlebih lagi dalam kepercayaan diri.

Terlebih lagi laga ini adalah laga kandang bagi Manchester United, tentunya hal ini akan semakin menambah kepercayaan diri United.

Meskipun pertandingan ini akan menjadi pertandingan yang sulit, tapi Wijnaldum sendiri sudah menantikan laga ini, menurutnya mereka (United) akan memberikan yang terbaik, tetapi kami juga akan tampil dengan baik, maka begitulah pertandingan ini akan sangat menarik untuk disaksikan.

Rahasia Manchester United taklukkan Chelsea.

Ole Gunnar Solksjaer, pelatih Manchester United berusia 45 tahun ini membeberkan rahasia dibalik kemenangan Manchester United kontra Chelsea semalam. Solksjaer mengatakan bahwa dirinya melakukan beberapa perubahan untuk bertamu di Stamford Bridge.

Sang Setan Merah mampu menang 2-0 atas Chelsea, di pertandingan babak yang ke lima di FA Cup musim ini.

Tanpa diperkuat oleh kedua winger andalannya, Antohony Martial dan Jesse Lingard. Tetapi Manchester United tetap tampil dengan maksimal dan tidak kesulitan untuk menghadapi sang tuan rumah.

Ole Gunnar Solksjaer, pelatih Manchester United berusia 45 tahun ini membeberkan rahasia dibalik kemenangan Manchester United kontra Chelsea semalam.

Dengan memaksimalkan Gelandang serang miliknya MU pada laga ini, Paul Pogba dan Ander Herrera. Solksjaer membuat mereka untuk lebih aktif kedalam kotak penalti lawan agar dapat membantu serangan. Sementara Marcus dan Romelu diperintahkan untuk melebar, dan ternyata taktik ini berhasil.

Dibalik serangan yang baik, Solksjaer juga memuji barisan pertahanan bek-bek miliknya, yang ditempati oleh Chris Smalling dan Victor Lindelof. Mereka juga menjadi juru kunci kemenangan Manchester United di laga ini, menurut Solksjaer karena mereka berhasil bertahan dengan sangat rapat dan menyulitkan serangan musuh.

Bahkan setelah absen selama dua bulan dan dalam laga pertama sejak itu, permainan Chris Smalling sungguh brilian.

Dengan kemenangan kali ini, dapat menjadi modal positif bagi Setan Merah untuk menghadapi Liverpool akhir pekan nanti.

Penyebab Jose Mourinho gagal di Manchester United.

Menurut teori Rafael da Silva, Mourinho membuat para pemain MU Frustasi dengan instruksinya
memainkan sepak bola dengan strategi bertahan.

Musim panas pada tahun 2016 lalu, Sang klub Setan Merah ini mengambil keputusan yang besar dengan merekrut Jose Mourinho menjadi manajer klub mereka, menggantikan Louis van Gaal yang dipecat beberapa waktu sebelumnya.

Menurut teori Rafael da Silva,

Dengan prestasi-prestasinya Mourinho dikenal sebagai manajer papan atas di Eropa, hal tersebut pun
sebelumnya menjadi predikat yang bagus dan menghasilkan ekspektasi yang baik untuk mengembalikan kejayaan Manchester United. Akan tetapi, Jose Mourinho dipecat oleh manajemen MU
setelah dua musim.

Sang mantan bek Manchester United ini pun berpendapat bahwa para pemain MU tidak dapat
mengeluarkan kemampuan bermain mereka karna mereka tidak bahagia saat dilatih Mourinho.

Menurut Rafael, beberapa pemain tahu caranya bertahan namun ketika perintahnya semakin memberatkan justru memungkinkan pertahanan mereka menjadi runyam dan tak berarah.

Analisa Rafael ini menunjukkan bahwa Mourinho terlalu memperhatikan aspek bertahan sehingga timnya jengah dengan arahan yang repetitif seperti itu, seharusnya Mourinho dapat meniru cara mantan manajer MU, Sir Alex Ferguson yang mampu memberikan keseimbangan yang cenderung bersifat menyerang.

Sekarang posisi Jose Mourinho digantikan oleh Ole Gunnar Solksjaer, pelatih berusia 45 tahun ini berhasil membuat Setan Merah hanya mengalami 1 kekalahan dari 12 laga.

Pujian Solskjaer Terhadap Marcus Rashford

Ole Gunnar Solskjaer memberikan pujian kepada salah satu pemainnya, Marcus Rashford. Solskjaer berpendapat bahwa Rasford akan menjadi sosok pemain bintang didunia sepak bola dimasa yang akan datang.

Solskjaer mengatakan, “Marcus Rasford akan menjadi sosok pemain bintang yang mendunia pada masa yang mendatang. Saya sangat senang bisa bekerja sama dengan dirinya. Rasford adalah pesaing utama untuk untuk bintang asal PSG, Kylian Mbappe”,

“Mbappe memiliki karir yang sangat luar biasa. Dirinya sudah berhasil menajadi sosok pemain yang handal untuk Prancis dan Mbappe mampu mengantarkan negaranya memperoleh Piala Dunia sebagai pemain utama dan bukan sebagai pemain pengganti”,

Ole Gunnar Solskjaer memberikan pujian kepada salah satu pemainnya, Marcus Rashford

“Saya rasa Rasford dan Mbappe bisa disandingkan berdua. Mereka memiliki sebuah kemampuan yang sama. Saya juga pernah melihat performa Mbappe secara langsung dan Rashford akan menjadi bintang utama sepak bola dunia dalam 10 tahun mendatang”

Solskjaer juga menyatakan bahwa dirinya sudah tidak sabar melihat kedua pemain tersebut jika nantinya mereka sudah dalam panggung yang sama guna meraih kemenangan. Solskjaer juga mengandalkan Marcus Rashford saat Manchester United berhadapan dengan PSG pada babak 16 besar ajang Liga Champions.

Marcus Rasfdord dan Kylian Mbapee akan menjadi sosok pemain yang menjadi pusat perhatian dalam laga Manchester United kontra PSG. Merekan akan menjadi sosok pemain andalan yang memiliki kekuatan masing masing diklubnya.

Rashford dan Mbappe memiliki keunggulan yang sama seperti dari sisi kecepatan, Keakuratan dan ketajaman. Aksi mereka bisa kita lihat pada babak 16 besar ajang Liga Champions.

Ole Gunnar Solskjaer Angkat Bicara Alasa Utama Antonio Valencia Belum Tampil di United

Pelatih sementara Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer angakt bicara alasan utama Antonio Valencia masih belum tampil membela The Red Devils. Sang pelatih berpendapat bahwa Valencia masih memiliki masalah dengan kondisi fisiknya.

Antonio Valencia baru saja tampil sebanyak 5 laga pada ajang Premier League musim ini. Masalah cedera dan perselisihan antara Valencia dengan Jose Mourinho membuat dirinya harus minim dan jarang dimainkan padahal Valencia adalah pemain dengan status kapten tim.

Solskjaer sempat dikabarkan tidak lagi menginginkan Valencia tetapi dengan tersebarnya kabar tersebut membuat dirinya menyatakan bahwa dirinya sedang menantikan kondisi Valencia kembali prima dan tampil untuk Manchester United.

Pelatih sementara Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer angakt bicara alasan utama Antonio Valencia masih belum tampil membela The Red Devils

Solskjaer mengungkapkan, “Saya sangat berharap bahwa Valencia bisa kembali pulih dari cederanya dengan cepat. Dirinya sudah berlatih dengan keras untuk bisa kembali kekondisi terbaiknya agar bisa mendapatkan kesempatan bermain kembali”,

“Valencia hanya mengalami cedera ringan. Valencia akan kembali dalam beberapa pekan. Dirinya adalah pemain yang memiliki komitmen dan sangat loyal terhadap pemain lainnya. Hal yang paling penting adalah Valencia merupakan Kapten di tim kami. Kami sangat berharap bahwa Valencia bisa kembali kelapangan dalam waktu dekat ini”, ungkap Solskjaer

Valencia sudah berhasil bermain sebanyak satu kali untuk Manchester United dibawah kepelatihan dari Ole Gunnar Solskjaer diajang Premier League yaitu saat Manchester United berhadapan dengan Newcastle United dan setelah ajang tersebut Valencia kembali hilan dari tim besutan Ole Gunnar Solskjaer.

Manchester United Lebih Memilih Perpanjang Kontrak Untuk Beberapa Pemainnya

Manchester United lebih memilih untuk mengamankan aset berharganya daripada harus merekrut pemain muda pada bursa transfer. Juara Liga Inggris sebanyak 20 kali ini dikabarkan sedang berusaha untuk memperpanjang kontrak untuk kelima pilar berharga ditimnya.

Salah satu pemain utama diti United akan segera menekan kontrak baru bersama The Red Devils. Pemain tersebut adalah Anthony Martial. Penyerang asal Prancis tersebut dikabarkan sudah menyetujui tawaran dari tim sampai 2024.

Martial mengubah sikapnya setelah sebelumnya sudah memutuskan untuk tidak lagi memperpanjang kontraknya di Old Trafford saat Jose Mourinho masih duduk dikursi kepelatihan united.

Setelah Martial dan berdasarkan laporan dari The Sun juga menyatakan bahwa The Red Devils memiliki rencana untuk menambah kontrak untuk kiper, David de Gea. Manajemen klun sebelumnya juga terpaksa mengaktifkan tambahan otomatis untuk sang pemain selama semusim sampai 2020.

Manchester United lebih memilih untuk mengamankan aset berharganya daripada harus merekrut pemain muda pada bursa transfer

Sama halnya dengan Martial, De Gea juga sudah menunda sikapnya yang menyatakan bahwa kinerja Manchester United mengalami performa yang kurang bagus saat Mourinho masih memgang ahli Manchester United.

Setelah kedua pemain tersebut, Manchester United juga memberikan kontrak baru untuk beberapa pemain lainnya. Diantaranya ada Marcus Rasford yang akan berkarir sampai semusim kedepan hingga 2020.

Kemudian Paul Pogba juga dikabarkan akan menandatangani kontrak baru di United sampai 2021 dan yang terakhir adalah Ander Herrera yang meneken kontrak baru sampai 2020.

Solskjaer Berjanji Akan Memberikan Kesempatan Bermain Untuk Fred

Sejak bergabung dengan Shaktar Donetsk pada awal musim ini, Fred memang masih sangat minim dalam kesempatan bermain bersama Manchester United. Dirinya baru saja mendapatkan kesempatan bermain sebanyak 10 kali didalam ajang Liga Inggris.

Gelandang asal Manchester United asal Brasil ini dianggap kalah bersaing dengan Ander Herrera, Paul Pogba dan Nemanja Matic karena perihal tersebut membuat Fred masih sangat minim menunjukkan aksinya bersama dengan The Red Devils.

Fred baru saja berhasil mencetak satu gol dan mampu menciptakan sebuah peluang yang mematikan pada kotak pinalti lawan. Sang pemain juga baru saja melepaskan dua sepakan yang on target dari 10 kesempatan yang ada.

Sejak bergabung dengan Shaktar Donetsk pada awal musim ini, Fred memang masih sangat minim dalam kesempatan bermain bersama Manchester United

Namun, sang manajer, Ole Gunaar Solskjaer berjanji bahwa dirinya akan memberikan kesempatan bermain untuk Fred dan memintanya untuk lebih bersabar saja karena semua pasti memerlukan waktu.

Dikutip dari situs resmi Manchester United, Solskjaer mengatakan, “Ini semua tentang semua pemain yang sudah siap mental saat mendapatkan kesempatan bermain. Fred sudah melakukan terbaik dan bekerja keras dalam sesi latihan. Dirinya adalah sosok pemain yang baik”.

Janji yang sudah dikatakan kepada Fred juga sudah pernah diucapkan Solskjaer kepada dua gelandang cadangan klub besutannya yaitu Andreas Pereira dan Scott McTominay. Kedua pemain tersebut memiliki nasib yang sama seperti Fred yang juga belum mendapatkan kesempatan bermain di Starting XI Manchester United.

Sebagai sosok pelatih yang menggantikan posisi kepelatihan dari Mourinho, Solskjaer mengakui bahwa dirinya sangat kesulitan untuk menentukan pemain terutama dalam hal untuk menempatkan pemain yang tepat tetapi perlu kita ketahui bahwa United memiliki banyak bakat diposisi lini tengah.

Solskjaer Memiliki Nama Pemain Yang Akan Direkrutnya Pada Bursa Transfer Januari 2019

Ole Gunnar Solskjaer selaku manajemen Interm Manchester United dikabarkan sudah memiliki incaran nama pemain yang akan direkutnya pada bursa transfer musim Januari 2019. Pemain tersebut adalah salah satu pemain dari Bournemouth, Joshua King.

Solskjaer sangat mengenal dengan sosok King. Selain sama sama berasal dari negara yang sama, Norwegia, King juga merupakan seorang anak didik dari Solskjaer saat dirinya masih menangani tim cadangan Manchester United.

Solskjaer selaku manajemen Interm Manchester United dikabarkan sudah memiliki incaran nama pemain yang akan direkutnya pada bursa transfer Januari 2019

King juga merupakan pemain dari arahan Akademi Manchester United. Dirinya tidak mendapatkan kesempatan untuk tampil bersama diskuat utama. Dirinya memutuskan untuk meninggalkan Manchester United pada 2013 dan memilih bergabung ke Blackburn Rovers. Setelah itu dirinya direkrut oleh Bournemouth pada tahun 2015.

Solskjaer percaya bahwa King bisa mengerti dan memahami strategi dari permainan dari Manchester United yang kini sedang ditanganinya. Selain itu King juga dianggap sebagai sosok keberuntungan untuk The Red Devils saat tampil dalam laga Eropa karena statusnya yang kini sebagai Homegrown Player.

Untuk bisa mendapatkan King, Manchester United tidak akan mengeluarkan dana yang banyak pada bursa transfer musim 2019 nanti karena mengingat Solskjaer hanya terikat sampai akhir musim 2018 – 2019. Oleh karena itu King dianggap menjadi sosok pemain yang realtis untuk direkrut karena MU hanya perlu mengeluarkan dana sebesar 25 Juta Pounds.

Keuntungan lainnya yang diperoleh oleh Manchester United jika nantinya berhasil memboyong pulang King adalah pemain tersebut ternyata pernah menjadi incaran dari pelatih Tottenhan Hotspur, Mauricio Pochettino.

Jika nantinya Pocchetino yang akan menangani The Red Devils pada musim mendatang, maka dirinya akan berusaha mendapatkan King dan mengahadirkannya diantara Skuat Manchester United.

Inter Milan Enggan Untuk Menjual Skriniar ke Manchester United

Bek asal Inter Milan, Milan Skriniar dikabarkan menjadi sosok pemain incaran dari Manchester United. AKan tetapi hal tersebut membuat I Nerazzurri menegaskan bahwa mereka tidak akan melepas sang pemain begitu saja.

Manchester United sudah sering diberitakan bahwa mereka akan membeli sosok pemain bek tengah baru. Performa dari para bek klub tersebut pada musim ini bisa tergoling sangat mengecewakan sehingga membuat pihak manajemen memiliki rencana untuk memperkuat barisan pertahanan dengan cara mendatangkan bek tengah baru.

Bek asal Inter Milan, Milan Skriniar dikabarkan menjadi sosok pemain incaran dari Manchester United

Salah satu nama yang dikabarkan menjadi pemain yang masuk dalam daftar rencana transfer MU adalah Milan Skriniar. Pemain tersebut bermain dengan Impresif di inter Milan sehingga membuat United dikabarkan sangat kagum dengan performanya tersebut.

Tetapi harapan MU untuk bisa mendatangkan Skriniar dipastikan akan pupus karena Inter Milan menegaskan bahwa pemain bek tersebut tidak akan dijual pada bursa transfer Januari nanti karena Skriniar adalah sosok pemain pilar utama didalam tim.

Spalleti juga menegaskan bahwa Skriniar adalah pemain yang sangat sempurna sehingga dirinya sama sekali tidak ingin menjualnya ataupun melepaskannya ke tim lain. Jikapun ada kekurangan atau kelemahan yang dimilikinya, kami akan berusaha untuk memperbaikinya dan berusaha yang terbaik untuk dirinya.

Dengan kabar tersebut sudah membuat Inter Milan sadar sendiri bahwa bek mereka sedang menjadi incaran dari Manchester United. Untuk itu mereka juga sedang mengupayakan untuk memperpanjang kontrak baru sang pemain. Proses negosiasi pun disudah dilakukan sejak Oktober silam oleh Inter dan masih belum ada hasil yang nyata dari proses perpanjangan kontrak tersebut.

Dari laporan Italia mengabarkan bahwa kedua belah pihak masih belum bisa menyepakati kontrak baru untuk Skriniar karena sang pemain meminta gaji yang termasuk tergolong besar dalam daftar kontrak barunya.

Walaupun jika nantinya Inter Milan gagal memperpanjang kontrakny, maka mereka bersedia melepaskan Skriniar ke Old Trafford dengan catatan MU harus membayar 140 Juta Euro.